Langsung ke konten utama

PT Chandra Asri Alkali bersama dengan Danantara Investment Management dan Indonesia Investment Authority telah merampungkan transaksi investasi strategis

 Dalam laporan PT Chandra Asri Pacific Tb (Perseroan,TPIA) nomer surat 222/LCM-DOC/CAP/X/2026  menjelaskan adanya ketebukaan informasi.

 Pada tanggal 15 Oktober 2026, Perseroan, melalui anak usahanya PT Chandra Asri Alkali (“PT CAA”), bersama dengan Danantara Investment Management (“DIM”) dan Indonesia Investment Authority (“INA”), telah merampungkan transaksi investasi strategis untuk proyek *Chlor Alkali–Ethylene Dichloride* (“Proyek CA-EDC”).

Proyek ini mencakup fasilitas produksi dengan kapasitas sekitar 400 kiloton per tahun (KTA) untuk kaustik soda dan 500 KTA untuk *ethylene dichloride* (EDC).

Kedua produk tersebut merupakan bahan kimia penting yang digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk industri hilir di Indonesia.

Penyelesaian transaksi investasi strategis ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kapasitas industri kimia dalam negeri, memperkuat ketahanan pasokan bahan baku bagi industri domestik, mengurangi ketergantungan pada impor, serta mendukung agenda hilirisasi industri di Indonesia.

Selain itu, proyek ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja pada tahap konstruksi dan sekitar 250 posisi operasional tetap setelah proyek mulai beroperasi.

Setelah selesainya transaksi ini, DIM dan INA akan menjadi pemegang saham PT CAA. 

Transaksi ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat positif bagi grup Perseroan, antara lain:

i. Memperkuat posisi dan daya saing grup Perseroan dalam industri kimia nasional;
ii. Mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang grup Perseroan melalui potensi peningkatan pendapatan dan kinerja keuangan;

iii. Memperkuat kemitraan strategis dengan DIM dan INA melalui sinergi dalam kapabilitas investasi dan keahlian industri untuk pengembangan Proyek CA-EDC; serta

iv. Menciptakan peluang pertumbuhan bisnis melalui peningkatan permintaan kaustik soda dari industri hilir, termasuk industri bauksit dan alumina, yang sejalan dengan agenda hilirisasi industri nasional.

Transaksi ini tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. 

Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan kelengkapan informasi yang diungkapkan dalam laporan ini, serta setelah melakukan penelaahan secara saksama, menyatakan bahwa informasi yang tercantum dalam laporan ini adalah benar dan tidak terdapat fakta material maupun fakta penting lainnya yang tidak diungkapkan atau dihilangkan, yang dapat menyebabkan informasi dalam laporan ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

Ada rencana akusisi,Bursa Efek Indonesia memantau saham PT Oxala Energy International Tbk

Dalam informasi Bursa Effek Indonesia nomor Peng-UMA-00275/BEI.WAS/09-2026 menjelaskan peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar Untuk perlindungan investor, dengan ini di informasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham PIPA, kami ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut ...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.