Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label laba

Semester I/2026 Jasa Marga membukukan pendapatan tumbuh 7,6%

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus menegaskan posisinya sebagai pemimpin industri jalan tol nasional dengan optimalisasi jaringan dan portofolio jalan tol, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru.   Perseroan berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja positif pada Semester I 2026. Capaian tersebut disampaikan dalam gelaran Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia .  Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, fundamental yang sehat memberikan ruang gerak bagi Perseroan untuk melanjutkan pengembangan bisnis secara prudent sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru.  “Kami melihat prospek bisnis Jasa Marga ke depan tetap positif. Dengan fundamental bisnis dan kondisi  financial  yang sehat, menjadi fondasi yang kuat untuk terus mengoptimalkan portofolio aset, sekaligus mencetak pertumbuhan nilai yang berkelanjutan ( value creation ),” ujar Rivan.  Fundamental pendapatan Perseroan di...

PT Trimitra Trans Persada ada kenaikan laba pada semester 1 tahun 2026

 Dalam laporan keterbukaan, PT Trimitra Trans Persada (BLOG, Perseroan) pada semester I tahun 2026 membukukan pendapatan Tp 733 milyat neningjat 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih meningkat 9 % dari 71 milyar menjadi 78 milyar Sementara itu semester  I  2026,   jaringan  operasional B-LOG   telah  menjangkau   lebih  dari  130  titik di lebih  dari  50  kota  dan  25  provinsi  di seluruh Indonesia .   Dengan dukungan lebih  dari   3.500  armada   dan   16  jaringan gudang  , operasional logistik B-LOG telah mampu melayani  lebih  dari   26.000  titik  pengiriman  per  hari . Jumlah ini meningkat secara konsisten dibandingkan dengan  tahun-tahun sebelumnya. Gerry Ardian,chief Innovation BLog mengatakan  Pertumbuhan  B-LOG  ditopang  oleh ...

PT Surya Semesta Internusa Tbk membukukan pendapatan sebesar 58,4%

 Dalam laporan keterbukaan informasu Bursa Efek Indonesia, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA, Perseroan) dalam surat nomor 037L/CS/VIII/2026 menjelaskan : Kinerja Semeter I 2026 Ketangguhan yang Tercermin dalam Kinerja SSIA membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp3.353,5 miliar pada Semester I 2026, meningkat signifikan sebesar 58,4% dibandingkan Rp2.117,1 miliar pada Semester I 2025.  Pertumbuhan ini terutama didorong oleh pengakuan penjualan secara akuntansi (accounting sales recognition) yang kuat pada bisnis kawasan industri.  Segmen properti mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan pendapatan mencapai Rp1.267,0 miliar, meningkat 274,1% secara tahunan (YoY).  Segmen konstruksi tetap stabil dengan pendapatan sebesar Rp1.700,2 miliar, dibandingkan Rp1.700,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.  Sementara itu, segmen perhotelan membukukan pendapatan sebesar Rp471,1 miliar, meningkat 113,3% YoY.

PT GoTo Gojek Tokopedia pendapatan bersih meningkat 31%

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI: GOTO), dalam laporan terbarunya menyebutkan perusahaan induk Gojek dan GoPay, mengumumkan pencapaian laba bersih kuartal II-2026, menandai dua kuartal berturut-turut mencetak laba bersih. Pada kuartal II-2026 GoTo mencatatkan laba bersih Rp252 miliar, melanjutkan kinerja positif setelah meraih laba bersih sebesar Rp171 miliar pada kuartal I-2026.  Pertumbuhan juga mengalami akselerasi, tercermin dari peningkatan GTV inti 5  sebesar 83% YoY menjadi Rp164 triliun, sementara pendapatan bersih meningkat 31% YoY mencapai Rp5,7 triliun. Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo,  mengatakan, “Kami mencetak laba bersih selama dua kuartal berturut-turut, dengan EBITDA Grup yang disesuaikan 3  meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui angka Rp1,0 triliun untuk pertama kalinya. Bisnis Fintech kami juga terus menunjukkan kinerja yang unggul. Kini, profitabilitasnya ...

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk Laba Bersih Melonjak +32,6%

  Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN, Perseroan) melalui surat nomor  E096/Corsec/07/2026/Press, 28 Juli 2026, menjelaskan HYGN Terus Mencatatkan Momentum Pertumbuhan Di Paruh Pertama 2026, Pendapatan Tumbuh +21% Yoy, Laba Bersih Melonjak +32,6%  Perseroan membukukan kinerja solid pada paruh pertama 2026 dengan mencatat pertumbuhan pendapatan yang merata di ketiga segmen bisnis, meskipun dihadapkan pada kondisi makroekonomi yang menantang.  Pendapatan Perseroan tumbuh +21,0% secara tahunan menjadi Rp208,5 miliar, naik dari Rp172,4 miliar pada 1H25.  Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham (PATMI) tumbuh +32,6% menjadi Rp8,0 miliar, mencerminkan manfaat berkelanjutan dari investasi strategis yang dilakukan sepanjang FY25 yang terus terlihat pada laba Perseroan.

PT Bursa Efek Indonesia laba bersih tumbuh 59,4% secara tahunan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 secara  hybrid  di Jakarta  yang dihadiri oleh 90 Pemegang Saham atau mewakili 100% hak suara .  Rapat secara aklamasi menyetujui tiga agenda utama, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 yang mencatatkan rekor laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Bursa sebesar Rp1,07 triliun, atau tumbuh 59,4% secara tahunan ( yoy ) .  Di tengah volatilitas paruh pertama tahun 2025 akibat tekanan eksternal global, sinergi kebijakan stabilisasi pasar bersama OJK berhasil membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih pada paruh kedua hingga mencetak 24 kali rekor  All-Time High  (ATH) dengan level tertinggi 8.711 .  Pertumbuhan ini juga ditopang oleh lonjakan transaksi harian saham rata-rata sebesar Rp18,1 triliun, peningkatan penggalangan dana IPO senilai Rp18,1 triliun, serta ekspansi masif jumlah investor pasar modal yang mele...

PT Bank Maybank Indonesia Tbk.membukukan Laba sebelum Pajak (PBT) sebesar Rp397 miliar pada kuartal pertama tahun 2026

  PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) membukukan Laba sebelum Pajak (PBT) sebesar Rp397 miliar pada kuartal pertama tahun 2026 (1QFY26). Bank membukukan Pendapatan Bunga Bersih (NII) sebesar Rp1,81 triliun, meningkat 2,1%, didukung beban bunga yang menurun serta komposisi pendanaan yang membaik.  Net Interest Margin  (NIM) tetap stabil pada level 4,3% Y-o-Y. Meningkatnya volatilitas pasar akibat tekanan geopolitik global telah berdampak pada aktivitas perdagangan Global Markets (GM), khususnya transaksi surat berharga dan valuta asing.  Dengan demikian, pendapatan terkait aktivitas GM turun menjadi Rp20 miliar dari Rp107 miliar.  Pendapatan non-GM mencatat penurunan sebesar 17,6% Y-o-Y menjadi Rp382 miliar, seiring dengan menurunnya pendapatan  recovery , meskipun, pendapatan  fee  terkait Premier Wealth tumbuh 20,0% Y-o-Y serta pendapatan  fee  terkait bisnis ritel yang membaik.  Gross Operating Income ...

PT Indokripto Koin Semesta Tbk laba Tahun Buku 2025 ditahan

  PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), perusahaan   holding   ekosistem perdagangan aset kripto pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 .  Rapat menyetujui seluruh mata acara yang diagendakan, dengan sorotan utama tertuju pada komitmen Perseroan terhadap penguatan tata kelola dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam salah satu mata acara, RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025 untuk dibukukan sebagai laba ditahan dan cadangan umum. Keputusan ini diambil sejalan dengan upaya memperkuat struktur permodalan Perseroan. Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Ade Wahyu mengungkapkan, langkah strategis dan  prudent  tersebut untuk menjaga likuiditas, memperkuat infrastruktur kedua perusahaan anak, yaitu PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), serta memastikan ketahanan operasional di tengah dinamika pasar a...

PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Laba Bersih Naik 45,4%

  PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (IDX: NPGF,Perseroan) berhasil membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang signifikan.  Di tengah dinamika industri pertanian dan perkebunan nasional, Perseroan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang. Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. "Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami terus memperluas penetrasi pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan efektivitas operasional guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ujang Suparman. Sepanjang tahun 2025, NPGF mencatatkan penjualan sebesar...

Metropolitan Kentjana Tbk laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,

  Dalam keterbukaan Bursa Efek Indonesia mendapat kiriman dari Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI, Persero) mengenai surat nomor 0528R/CS/MK/VI/2026 perihal Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan. Dalam merujuk pada surat Perseroan nomor 0439/CS/MK/V/2026 tanggal 20 Mei 2026, Perseroan menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham dan menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, yaitu sebesar Rp.1.122.186.200.010,- (Satu Triliun Seratus Dua Puluh Dua Miliar Seratus Delapan Puluh Enam Juta Dua Ratus Ribu Sepuluh Rupiah) digunakan untuk:  1. Dibagikan sebagai Dividen tunai sebesar Rp 950,- (sembilan ratus lima puluh Rupiah) per lembar saham atau Rp.900.784.300.000,- (Sembilan Ratus Miliar Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah) Net dan memberikan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan tata cara pembagian dividen tunai tersebut sesuai ketentuan yang berlaku di bidan...

Phapros (PEHA) Mencetak Pertumbuhan Laba Bersih 113% di Kuartal 1/2026,Intan Abdams Katoppo Jadi Direktur Utama

  RUPS-LB  PT Phapros Tbk (PEHA), perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, menyetujui pengangkatan Komisaris Utama Alfi N. Rustam, Komisaris Independen Nurjayanto Kusumawardhono, Direktur Utama Intan Abdams Katoppo, dan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM: Ferdinand Troedu. Sebelumnya, Direktur Produksi Ida Rahmi Kurniasih merangkap sebagai Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk. Kini, Phapros telah memiliki direktur utama yang dipercayakan kepada Intan Abdams Katoppo. Sebagai nakhoda baru PEHA, Intan memiliki banyak pengalaman dalam memimpin korporasi baik perusahaan swasta maupun BUMN. Sebelumnya,  PT Phapros Tbk  berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih tahun 2025 sebesar 109% secara tahunan (year-on-year/y-o-y), PT Phapros Tbk (PEHA), mampu menjaga profitabilitas berkelanjutan di tahun 2026.  Pada 3 bulan pertama tahun 2026, Phapros kembali membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan yang mencapai 112,86% у-о-у. Profitabilitas Phapros pada kuartal...