Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label laba

PT Indokripto Koin Semesta Tbk laba Tahun Buku 2025 ditahan

  PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), perusahaan   holding   ekosistem perdagangan aset kripto pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 .  Rapat menyetujui seluruh mata acara yang diagendakan, dengan sorotan utama tertuju pada komitmen Perseroan terhadap penguatan tata kelola dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam salah satu mata acara, RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025 untuk dibukukan sebagai laba ditahan dan cadangan umum. Keputusan ini diambil sejalan dengan upaya memperkuat struktur permodalan Perseroan. Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Ade Wahyu mengungkapkan, langkah strategis dan  prudent  tersebut untuk menjaga likuiditas, memperkuat infrastruktur kedua perusahaan anak, yaitu PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), serta memastikan ketahanan operasional di tengah dinamika pasar a...

PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Laba Bersih Naik 45,4%

  PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (IDX: NPGF,Perseroan) berhasil membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang signifikan.  Di tengah dinamika industri pertanian dan perkebunan nasional, Perseroan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang. Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. "Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami terus memperluas penetrasi pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan efektivitas operasional guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ujang Suparman. Sepanjang tahun 2025, NPGF mencatatkan penjualan sebesar...

Metropolitan Kentjana Tbk laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,

  Dalam keterbukaan Bursa Efek Indonesia mendapat kiriman dari Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI, Persero) mengenai surat nomor 0528R/CS/MK/VI/2026 perihal Ringkasan Risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan. Dalam merujuk pada surat Perseroan nomor 0439/CS/MK/V/2026 tanggal 20 Mei 2026, Perseroan menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham dan menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, yaitu sebesar Rp.1.122.186.200.010,- (Satu Triliun Seratus Dua Puluh Dua Miliar Seratus Delapan Puluh Enam Juta Dua Ratus Ribu Sepuluh Rupiah) digunakan untuk:  1. Dibagikan sebagai Dividen tunai sebesar Rp 950,- (sembilan ratus lima puluh Rupiah) per lembar saham atau Rp.900.784.300.000,- (Sembilan Ratus Miliar Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah) Net dan memberikan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan tata cara pembagian dividen tunai tersebut sesuai ketentuan yang berlaku di bidan...

Phapros (PEHA) Mencetak Pertumbuhan Laba Bersih 113% di Kuartal 1/2026,Intan Abdams Katoppo Jadi Direktur Utama

  RUPS-LB  PT Phapros Tbk (PEHA), perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, menyetujui pengangkatan Komisaris Utama Alfi N. Rustam, Komisaris Independen Nurjayanto Kusumawardhono, Direktur Utama Intan Abdams Katoppo, dan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM: Ferdinand Troedu. Sebelumnya, Direktur Produksi Ida Rahmi Kurniasih merangkap sebagai Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk. Kini, Phapros telah memiliki direktur utama yang dipercayakan kepada Intan Abdams Katoppo. Sebagai nakhoda baru PEHA, Intan memiliki banyak pengalaman dalam memimpin korporasi baik perusahaan swasta maupun BUMN. Sebelumnya,  PT Phapros Tbk  berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih tahun 2025 sebesar 109% secara tahunan (year-on-year/y-o-y), PT Phapros Tbk (PEHA), mampu menjaga profitabilitas berkelanjutan di tahun 2026.  Pada 3 bulan pertama tahun 2026, Phapros kembali membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan yang mencapai 112,86% у-о-у. Profitabilitas Phapros pada kuartal...

PT Trimitra Trans Persada Tbk membukukan laba bagus di Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Maret 2026

  PT Trimitra Trans Persada Tbk (“Perseroan”) [IDX: BLOG]  berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Maret 2026 (tidak diaudit),  Perseroan membukukan  pendapatan bersih sebesar Rp357,5 miliar , dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar  Rp306,8 milia r.  Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan laba bersih Perseroan menjadi  Rp36,55 miliar  dari  Rp29,12 milia r pada kuartal pertama 2025.  Pencapaian ini mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara konsisten di tengah kebutuhan layanan logistik  cold chain   yang terus berkembang di berbagai wilayah indonesia. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya volume kebutuhan layanan armada  cold chain  dan  cold storage  dari berbagai sektor industri di Indonesia khususnya sektor  Food & Beverage .  Secara operasional, hingga akhir kuartal pertama 2026, Perseroan didukung oleh lebih dari 3.4...

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk,mengawali tiga bulan pertama 2026, tumbuh 1,5%

  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengumumkan kinerja keuangan kuartal pertama tahun 2026 dengan mencatat pertumbuhan yang progresif pada sebagian segmen bisnis. . Mengawali tiga bulan pertama 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp37,2 triliun atau tumbuh 1,5% YoY. EBITDA tercatat sebesar Rp18,0 triliun dengan EBITDA  margin   pada 48,3%.  Perseroan juga mencatat laba bersih   sebesar Rp4,3 triliun dengan  margin  laba bersih   pada 11,7%. Sedangkan untuk  laba bersih yang dinormalisasi   sebesar Rp5,1 triliun dengan  margin   laba bersih yang dinormalisasi   13,8%.  Kontraksi pada laba bersih terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan dari percepatan depresiasi dan proses normalisasi bisnis selama fase transformasi. Namun demikian, tekanan ini bersifat transisional dan  non-cash,  sementara secara fundamental kinerja operasional tetap terjaga. Arus kas operasional...

Sisa dari Laba Bersih 2025 PT Sumber Global Energy, Tbk ditetapkan sebagai laba ditahan

  Bursa Efek Indonesia menerima surat dari PT Sumber Global Energy nomor  236/SGE/V/2026,, tanggal 29 Mei 2026 menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025 sebesar  Rp207.788.993.636,00 (“Laba Bersih 2025”) sebagai berikut:  1. Sebesar Rp10.000.000.000,00 disisihkan untuk dana cadangan;  2. Sisa dari Laba Bersih 2025 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) bergerak dalam industri batu bara, menyediakan sistem penambangan terpadu yang sistematis, mulai dari produksi batu bara yang ramah lingkungan hingga transshipment.  Perusahaan ini didirikan pada tahun 2008 untuk memperdagangkan batubara dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur ke pelanggan domestik dan internasional.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Sepanjang tahun 2025 mengalami penyesuaian sebesar 1% dan 19%,

  PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (IDX Ticker: MPMX, “ Perseroan ”), perusahaan konsumer otomotif terkemuka di Indonesia telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk melaporkan kinerja tahun buku  bertempat di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun, dengan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp462 miliar. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1% dan 19%, yang mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan, termasuk pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di beberapa segmen usaha sepanjang tahun. Namun demikian, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha yang sehat melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Perseroan terus berfokus pada disiplin operasional, ...

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja finansial 16,8% di tahun 2025

  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMFI” atau “Perseroan”), sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) . Bertempat di Auditorium Garuda Indonesia, RUPSLB dihadiri oleh 117.047.128.927 suara atau sebesar 93.76% pemegang saham, sementara RUPST dihadiri oleh 117.437.717.575 suara atau sebesar 94.07% pemegang saham, dengan sejumlah keputusan strategis yang disetujui dalam rapat.  Pada RUPSLB, rapat menyetujui penyesuaian, penambahan, dan/atau perubahan Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan Surat BP BUMN, Surat Danantara Asset Management, penyesuaian Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 2025), dan penyelarasan dengan Anggaran Dasar PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.  Pada RUPST, rapat menyetujui sejumlah mata acara di antaranya Persetujuan Laporan Tahun...

Bank Neo Commerce Bukukan Laba Rp136,98 Miliar di Kuartal I/2026

  PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Bank”, “Perseroan”) mengawali tahun 2026 dengan kinerja stabil dan konsisten.  Bank Neo Commerce membukukan laba sebesar Rp136,98 miliar di Kuartal I/2026, melanjutkan tren kinerja yang positif sejak tahun lalu.  Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BNC per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp13,42 triliun, terkontraksi sebesar 1,97% dari Rp13,69 triliun pada Kuartal I tahun lalu.  Terkait komposisi DPK, terjadi peningkatan pada tabungan sebesar 8,62% dari Rp3,22 triliun pada Kuartal I/2025 menjadi Rp3,50 triliun pada periode yang sama tahun ini.  Sedangkan deposito mengalami kontraksi sebesar 2,18% dari Rp9,56 triliun di Kuartal I tahun lalu menjadi Rp9,35 triliun di Kuartal I/2026.  Hal ini selaras dengan strategi bank untuk terus meningkatkan komposisi dana murah dengan meningkatkan kapabilitas transaksi, yang menghasilkan CASA rasio di 30,34% di akhir Kuartal I/2026.  Kredit yang disalur...

Superbank Catat Laba Sebelum Pajak Rp100 Miliar di Kuartal I 2026

  PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”) , bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank dan GXS, mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada Kuartal I 2026 dengan membukukan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax) sebesar  Rp100 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  Pencapaian ini menegaskan keberlanjutan momentum pertumbuhan Superbank pasca IPO pada Desember 2025, sekaligus mencerminkan efektivitas strategi bisnis digital berbasis ekosistem yang dijalankan secara disiplin dan prudent.  Tigor M. Siahaan, Presiden Direktur Superbank , menyampaikan, “Kinerja kuartal pertama ini menunjukkan bahwa strategi kami dalam membangun bank dengan layanan digital berbasis ekosistem semakin memberikan hasil yang nyata. Pertumbuhan yang kami capai tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas, dengan fundamental yang semakin kuat serta didukung oleh tingkat kepercayaan nasabah yang terus meningkat....