Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label IHSG

Pembekuan Sementara Perdagangan Akibat Penurunan IHSG

  Pada hari  , Jumat, 16 Oktober 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 08:58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:28:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%. BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

IHSG Naik 1,49% Dalam Sepekan

  Sentimen positif dari dalam dan luar negeri berhasil meningkatkan level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan ini yang mengalami penguatan 1,49% ke posisi 4.885,708 jika dibandingkan dengan posisi 4.813,779 di perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan akhir pekan, IHSG menguat tipis 0,0004% yang membuat kapitalisasi pasar berada ke level Rp5.187 triliun. Sepanjang periode 14 hingga 18 Maret 2016, pemodal asing juga kembali mencatatkan beli bersih di pasar saham dengan nilai Rp876 miliar. Sehingga secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat beli bersih dengan nilai Rp4,64 triliun.   Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini mengalami penurunan 2,28% menjadi Rp6,08 triliun dari Rp6,22 triliun di akhir pekan lalu. Rata-rata volume transaksi harian di pekan ini memang mengalami kenaikan 28,51%, dan rata-rata frekuensi harian naik 5,17%. Berdasarkan pertumbuhan level IHSG, pasar modal I...

IHSG TURUN 0,81 PERSEN

  Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) perdagangan sesi I, Kamis (26/2/2026).  turun 0,81 persen.Total transaksi perdagangan hingga siang ini mencapai Rp11,4 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 247 juta lot dan frekuensi 1,7 juta kali. Saham juga turun, mulai dari PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ( ANTM ) turun 3,36 persen ke Rp4.310. Saham PT Archi Indonesia Tbk ( ARCI ) dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) juga turun masing-masing 3,94 persen dan 4,39 persen.Namun disisi lain ada kenaikan saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang sempat tertekan berhasil bangkit dan menguat 3,36 persen ke Rp3.080. Saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik 19,13 persen ke Rp10.900, PT TBS Energy Utama Tbk (TOBA) naik 8,78 persen ke Rp805, dan PT MNC Tourism Indonesia T bk (KPIG) naik 7,69 persen ke Rp126.