Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PT Elnusa Tbk

Elnusa Tuntaskan Marine Support Seismik PHE 6.000 Km Laut Selatan Jawa Jakarta

  PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) dalam laporan terakhir menyebutkan melalui anak usahanya, PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), Elnusa telah menuntaskan dukungan marine support dalam pelaksanaan Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina.  Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Elnusa Group dalam mendukung kegiatan eksplorasi menuju wilayah offshore dan new frontier guna membuka potensi sumber daya energi baru. Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java merupakan bagian dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang (KKPJM) di wilayah terbuka Laut Selatan Jawa. Secara keseluruhan, PHE melaksanakan akuisisi data seismik sepanjang 6.000 km di Samudera Hindia, mencakup area laut lepas di enam kabupaten Jawa Timur, yakni Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, dan Lumajang.  Dalam mendukung pelaksanaan proyek strategis tersebut, Elnusa melalui ETSA mengambil peran pada lingkup marin...

PT Elnusa Tbk mendapat dua proyek di Sumatera Selatan

  PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat pasar non-captive melalui kapabilitas teknologi dan operational excellence.  Elnusa kembali memperoleh kepercayaan dari pelanggan di luar Pertamina Group untuk melaksanakan dua proyek Survei Seismik 3D dengan total area sekitar 150 km2 di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.  Proyek yang ditargetkan selesai pada awal 2027 tersebut melanjutkan dua pekerjaan seismik 3D sebelumnya seluas 365 km2 di area berdekatan.  Keberlanjutan proyek dari pelanggan yang sama menjadi salah satu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan Elnusa dalam mengelola pekerjaan seismik dengan kompleksitas teknis dan operasional yang tinggi.  Secara kumulatif, rangkaian pekerjaan tersebut mencakup area sekitar 515 km2, sekaligus memperkuat rekam jejak  Perseroan di pasar geoscience non-captive. Pengembangan pasar di luar ekosistem Pertamina menjadi b...

PT Elnusa Tbk terlibat Proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar.

  PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, kembali menunjukkan kapabilitas teknologi dan operasionalnya melalui keterlibatan strategis pada Proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar.  Proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional melalui penyediaan data bawah permukaan berkualitas tinggi untuk mempercepat identifikasi potensi cadangan migas baru.  Beroperasi pada area survei sekitar 2.500 kilometer persegi dengan kedalaman laut mencapai 900 hingga 2.000 meter,  Proyek Kandawulo merupakan salah satu survei seismik laut dalam yang memiliki kompleksitas tinggi di Indonesia.  Keberhasilan pelaksanaan proyek ini mempertegas kemampuan Elnusa dalam menghadirkan layanan eksplorasi berteknologi tinggi pada wilayah-wilayah frontier yang menjadi target pengembangan energi masa depan.  Dalam proyek ini, Elnusa mengimplementasikan teknolog...

PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA),kuartal I 2026 tumbuh 2%

  PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, membukukan kinerja Kuartal I 2026 yang tetap resilien dengan fokus pada kualitas pendapatan dan penguatan arus kas.  Di tengah volatilitas industri energi, Elnusa menunjukkan kemampuan menjaga profitabilitas sekaligus meningkatkan fleksibilitas keuangan sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.  Pada periode ini, Elnusa mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,6 triliun dengan laba bersih Rp190 miliar, tumbuh 2% secara Year-over-Year (YoY).  Net Profit Margin meningkat menjadi 5,2%, mencerminkan disiplin biaya dan perbaikan kualitas margin.  EBITDA tercatat Rp423 miliar atau naik 7% YoY, mengindikasikan peningkatan kinerja operasional yang lebih efisien dan stabil.  Kekuatan utama kinerja kuartal ini tercermin pada arus kas operasi (CFO) yang meningkat signifikan menjadi Rp1,04 triliun, tumbuh 267% YoY.  Posisi kas juga menguat menjadi Rp3,39 triliun pada akhir Maret 2026, na...