Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kredit

PT Triaryani mendapat kredit dari Bank Mandiri

  Bursa Efek Indonesia tanggal 29 Mei 2026 menerima surat nomor  No. 18/SMMT-CS/2026 dari PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT, Persero).  Dalam surat tersebut dijelaskan PT Triaryani  (Entitas Anak Perseroan) pada tanggal 14 April 2026 telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Kredit Pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank”), untuk jumlah maksimum sebesar Rp900.000.000.000 (sembilan ratus miliar rupiah) Kredit tersebut  untuk memenuhi kebutuhan operasional dari Entitas Anak Perseroan diperlukan sumber alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dari Entitas Anak Perseroan. Jaminan yang diberikan kepada Bank Mandiri berupa dana Devisa Hasil Ekspor yang tersmpan dalam rekening khusus dan tidak berasal dari aset milik Persero maupun asset entetitas anak perseroan. PT Triaryani adalahperusahaan batubara yang beroperasi di wilayah kabupaten Musi Rawas sumatera Selatan. Perusahaan ini merupakan bagian ...

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (“ELPI”) mendapat fasilitas kredit dari Bank PT Bank Shinhan Indonesia ("Bank Shinhan")

Dalam keterbukaan informasi  Otoritas Jasa Keuangan  menyebutkan pada tanggal 22  April 2026  PT Pelayaran Nasional Ekapalya Purnamasari Tbk (ELPI, Persero)  memperoleh fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Shinhan Indonesia ("Bank Shinhan") berdasarkan Surat Bank Shinhan Nomor 688/BSICCM/IV/2026 tanggal 22 April 2026 perihal Pemberitahuan Persetujuan Kredit ("SPPK") kepada Perseroan.  Pada hari  Jumat, 24 April 2026, Perseroan telah melakukan penandatanganan Akta Perjanjian Kredit Investasi di hadapan Dr. Isy Karimah Syakir, S.H., M.Kn., M.H., Notaris di Surabaya, sebagaimana dibuktikan dengan Surat Keterangan Nomor 66/IS/IV/2026. Kredit Investasi yang diterima oleh Perseroan adalah  Kredit Investasi (Non-Revolving – Pelunasan Pokok) dengan Limit Kredit Rp100.000.000,- (seratus miliar rupiah),Jangka Waktu : 78 (tujuh puluh delapan) bulan, dengan Suku Bunga : Compounded IndoNIA 3 bulan + margin. Fasilitas Kredit Investasi te...

PT DCI Indonesia Tbk memperoleh Fasilitas Kredit Investasi Dari PT Bank Central Asia Tbk

  Bursa Efek Indonesia dalam laporan nomor 063/DCI.ID/DIR/IV/2026 menyebutkan PT DCI Indonesia Tbk (persero) memperoleh Fasilitas Kredit Investasi Dari PT Bank Central Asia Tbk  dengan total limit kredit sampai dengan Rp17.000.000.000.000,- (tujuh belas triliun Rupiah). Fasilitas ini digunakan untuk mendanai kebutuhan belanja modal Perseroan dalam rangka pembangunan dan penyelesaian fasilitas pusat data serta pemenuhan permintaan pelanggan atas kapasitas yang telah terkontrak Perseroan telah memperoleh Penambahan Fasilitas Kredit yang  dituangkan dalam Perjanjian Kredit No. 13 tanggal 30 April 2026 sebagaimana termuat dalam Akta Perjanjian Kredit yang dibuat oleh Notaris Putut Mahendra, S.H., Notaris di Jakarta Pusat ("Perjanjian Kredit"), antara Perseroan dengan PT Bank Central Asia Tbk ("Bank BCA") Dewan Komisaris juga  menyetujui rencana penambahan fasilitas kredit tersebut melalui Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris No. KEP.KOM/DCI.ID/008/IV/2026 tanggal...

PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk dapat kredit dari PT Bank Permata Tbk dengan nilai total Rp178,8 miliar.

  Emiten produsen laptop, PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk   memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Permata Tbk dengan nilai total Rp178,8 miliar.  Kesepakatan itu tertuang dalam penandatanganan perjanjian kredit dan pemberian jaminan yang dilaksanakan pada 10 April 2026. Perseroan akan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Permata Tbk dengan nilai total Rp178,8 miliar.  Penandatanganan Perjanjian Kredit dan pemberian jaminan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pembayaran biaya administrasi, fee, biaya bunga dan angsuran terkait dengan fasilitas kredit yang diterima oleh Perseroan sesuai ketentuan yang berlaku pada Perjanjian Kredit. PT Bank Permata Tbk selaku Kreditur - Perseroan selaku Debitur dengan tujuan Kredit:  1. Revolving Loan: Rp60 miliar untuk modal kerja  2. Term Financing 1: Rp54,4 miliar untuk pembelian aset berupa tanah  3. Term Financing ,Rp64,4 miliar untuk pembangunan ....