PT AirAsia Indonesia Tbk (“AAID/CMPP”) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 7,87 triliun pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 , sekaligus berhasil menurunkan kerugian sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya . Perbaikan kinerja ini mencerminkan penguatan operasional maskapai di tengah dinamika industri penerbangan yang masih menghadapi tantangan biaya operasional dan fluktuasi nilai tukar. Sepanjang tahun 2025, AAID/CMPP melalui anak perusahaannya Indonesia AirAsia telah mengangkut 5,91 juta penumpang dengan tingkat keterisian kursi (load factor) sebesar 83% di seluruh jaringan penerbangannya. Penjualan kursi tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan dengan nilai mencapai Rp 6,62 triliun , sementara pendapatan tambahan (ancillary revenue) seperti bagasi, layanan selama penerbangan, kargo, charter, serta layanan tambahan lainnya menyumbang Rp 1,25 triliun , yang ...