Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jasa marga

Jasa Marga Percepat Akses Bokoharjo Tol Jogja-Solo Konektivitas DIY

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku pengelola Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam percepatan pengembangan infrastruktur jalan tol. Dalam rilis terbaru Jasamarga menjelaskan lomitmen tersebut dipertegas melalui audiensi jajaran Direksi Jasa Marga dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta .  Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Trias Andriyanto, Direksi PT JMJ dan Direksi PT JJB. Dalam audiensi tersebut, Jasa Marga menyampaikan laporan perkembangan pembangunan Jalan Tol Jogja–Solo dan Jalan Tol Jogja–Bawen, termasuk rencana percepatan pengembangan Akses Bokoharjo dari Exi...

Jasa Marga memiliki hak konsesi untuk 35 (tiga puluh lima) ruas jalan tol

Jasa Marga mengelola penambahan kepemilikan hak pengusahaan jalan tol melalui Entitas Anak dalam bentuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).  Masing-masing Entitas Anak dalam bentuk BUJT didirikan untuk melaksanakan pengusahaan jalan tol, yang meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, serta usaha-usaha lainnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  Sampai tahun 2022 Perusahaan memiliki hak konsesi untuk 35 (tiga puluh lima) ruas jalan tol sepanjang 1.809 km yang pengoperasiannya terbagi ke dalam 2 (dua) Regional dan 1 (satu) Sub Holding. Proses untuk memperoleh hak pengusahaan jalan tol tersebut melalui proses tender, akuisisi, dan pemrakarsa.

Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I

    Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I  Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.  Selaras dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Marga mengakselerasi pergeseran strategi dari orientasi pertumbuhan usaha berbasis infrastruktur   menuju penciptaan nilai berkelanjutan Dari data   Jasa Marga, kinerja keuangan positif yang berhasil dibukukan Jasa Marga pada awal tahun 2026.  Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I Tahun 2025.  Capaian ini didukung penuh oleh kontribusi Pendapatan Tol senilai Rp4,7 triliun serta Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 9,4% dan 24,4% dari periode sebelumnya.  Di samping itu, EBI...

Jasa Marga Tebar Dividen Rp1,1 Triliun hasil tahun buku 2025

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam  melaporkan pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp1,1 triliun atau setara dengan 31% dari laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan, di tengah ekspansi yang dilakukan, Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga nilai/ value  pemegang saham. Perseroan mengupayakan kesinambungan pembagian dividen melalui kebijakan terukur dengan tidak mengabaikan kondisi keuangan dan ekonomi ke depan. “Besaran dividen per lembar saham ( Dividend Per Share/ DPS) adalah sebesar Rp156,2, sama dengan DPS periode sebelumnya. Dividen tersebut akan dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan  (recording date)  4 Juni 2026, dengan jadwal pembagian dividen pada 19 Juni 2026. Sisa laba bersih tahun 2025 Perseroan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan,” ujar Rivan. Rivan juga m...

PT Jasa Marga (Persero) Tbk membeli saham PT Kopnatel Jaya (Kopnatel) di PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ).

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengirin surat ke OJK nomor  AB.HM.04.175 tanggal 08 Mei 2026 yang isinya Pembelian Saham Milik PT Kopnatel Jaya (Kopnatel) di PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ). Dalam surat tersebut dijelaskan kopnatel selaku pemegang 0,75% kepemilikan saham di TLKJ, menyampaikan penawaran atas 560 (lima ratus enam puluh) lembar saham senilai Rp2.000.000,- (dua juta Rupiah) per lembar saham atau total nilai penawaran sebesar Rp1.120.000.000,- (satu miliar seratus dua puluh juta Rupiah) kepada Jasa Marga dan Jasa Marga telah melakukan pembelian atas saham yang ditawarkan tersebut dengan tunduk pada persetujuanpersetujuan yang diperlukan, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan ketentuan lainnya yang berlaku

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengawali tahun 2026 dengan kinerja positif. Pada Kuartal I 2026, Perseroan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dari Kuartal I Tahun 2025.  Pendapatan Usaha Perseroan merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp4,7 triliun dan kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, masing-masing naik sebesar 9,4% dan 24,4% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha, EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp3,4 triliun, meningkat 10,7% dibanding periode yang sama tahun lalu dengan margin EBITDA yang terjaga di level 66,1%.  ‘’Capaian ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam pengendalian beban usaha serta optimalisasi kinerja operasional,’’ ujar Rivan.  Laba Bersih Perseroan pada Kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp774,7 miliar. ‘’Angka ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha da...

Jasa Marga Catat Lalu Lintas Tertinggi Keluar Jakarta Terjadi Pada H-3 Idulfitri

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 135.772 kendaraan keluar Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa pada Rabu (18/03). Jumlah ini naik 401,73% terhadap normal (27.061 kendaraan) atau naik 7,31% terhadap lalu lintas puncak mudik Lebaran 2025 (126.518 kendaraan). Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Rabu (18/03) yang sejak awal diprediksi menjadi puncak arus mudik Lebaran 2026. “Terdapat juga peningkatan di titik pertemuan lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ di KM 50 yang akan menuju Jalan Tol TransJawa arah Cikampek dan Jalan Tol Cipularang arah Bandung. Jumlah lalu lintas di KM 50 ini mencapai 176.598 kendaraan, naik 8,46% dari puncak mudik Lebaran tahun 2025," kata Rivan. Tidak hanya itu, secara keseluruhan Jasa Marga juga mencatat pada H-3 libur Hari Raya Idulf...

MENJELANG IMLEK ,SEKITAR 537 181 KENDARAAN MENINGGALKAN JABOTETABEK

Menjelang Imlek sekitar 537.181 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung). Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang kami sediakan secara real time termasuk melalui aplikasi Travoy. Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 255.591 kendaraan (47,6 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 152.393 kendaraan (28,4 persen) menuju arah Barat (Merak) dan 129.197 kendaraan (24,0 persen) menuju arah Selatan (Puncak). Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 119.532 kendaraan, naik sebesar 31,37 persen dari lalin normal. Adapun untuk distribusi lalu...

JASA MARGA PERKENALKAN APLIKASI TRAVOY

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) perkenalkan aplikasi Travoy. Aplikasi ini   mampu menyajikan informasi kepadatan lalu lintas jalan tol secara real time dengan basis data dari kamera dan radar. Travoy adalah aplikasi super apps resmi dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang dirancang sebagai asisten digital untuk mempermudah perjalanan di jalan tol Indonesia secara real-time.  Fitur unggulannya meliputi CCTV jalan tol , informasi tarif tol , lokasi rest area dan SPBU , derek online , serta Panic Shake untuk keadaan darurat.   Aplikasi ini tersedia di App Store dan Google Play untuk memastikan perjalanan aman, nyaman, dan informatif. Melalui aplikasi Travoy , pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group, termasuk mengetahui apakah suatu ruas sedang mengalami kepadatan atau tidak. Travoy juga dilengkapi fitur layanan transaksi tol. Dengan melakukan registrasi kartu pembayaran di aplikasi, pengguna dapat memperoleh in...