Langsung ke konten utama

Jasa Marga Percepat Akses Bokoharjo Tol Jogja-Solo Konektivitas DIY

 PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo (Jogja–Solo) dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku pengelola Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam percepatan pengembangan infrastruktur jalan tol.

Dalam rilis terbaru Jasamarga menjelaskan lomitmen tersebut dipertegas melalui audiensi jajaran Direksi Jasa Marga dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta . 

Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga Trias Andriyanto, Direksi PT JMJ dan Direksi PT JJB.

Dalam audiensi tersebut, Jasa Marga menyampaikan laporan perkembangan pembangunan Jalan Tol Jogja–Solo dan Jalan Tol Jogja–Bawen, termasuk rencana percepatan pengembangan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani menuju wilayah selatan DIY.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa kehadiran jalan tol diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah di DIY.

"Alhamdulillah kami diterima Bapak Gubernur DIY untuk melaporkan progres pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo dan Jalan Tol Jogja-Bawen, termasuk percepatan pengembangan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani. Pengembangan akses ini kami lakukan agar distribusi lalu lintas tidak terpusat di Jalan Adisutjipto, sekaligus memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY seperti Bantul dan sekitarnya. Kami menargetkan akses ini dapat dipersiapkan untuk beroperasi fungsional dalam mendukung kelancaran arus Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta Lebaran 2027," ujar Rivan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik dan mendukung percepatan pembangunan jalan tol di wilayah DIY. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus dijaga agar manfaat infrastruktur segera dirasakan masyarakat.

"Dari Jasa Marga menyampaikan laporan kemajuan pembangunan tol yang diharapkan bisa dipercepat, termasuk pembebasan lahan. Laporan sejauh ini tidak ada masalah. Yang terpenting bagi saya adalah kualitas pekerjaannya baik dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Berdasarkan data per 24 Juni 2026, progres fisik Jalan Tol Jogja–Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km telah mencapai 92,54% atau berada di atas target dengan deviasi positif 0,20%. 

Pembangunan Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km telah mencapai progres konstruksi 98,68% per 3 Juli 2026 dan diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026. 

Sementara itu, kesiapan lahan untuk Akses Bokoharjo per 1 Juli 2026 telah mencapai 99,38%. Dengan rampungnya seluruh dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA), proyek ini siap untuk segera dieksekusi secara masif agar dapat beroperasi tepat waktu.

Akses Bokoharjo nantinya akan terhubung secara terintegrasi dengan Yogyakarta Outer Ring Road (YORR) 2 serta rute alternatif Prambanan–Gading yang menjadi jalur utama menuju kawasan selatan DIY. Kehadiran akses ini diharapkan menjadi alternatif distribusi lalu lintas dan mempermudah mobilitas masyarakat di DIY.

Sebagai tindak lanjut penguatan sinergi di tingkat daerah, jajaran Direksi Jasa Marga juga melakukan kunjungan kerja ke Gerbang Tol Purwomartani bersama Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (05/08).

Rivan menjelaskan bahwa Akses Bokoharjo juga akan mempermudah akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan.

"Akses ini akan menjadi gerbang utama yang mempermudah mobilitas wisatawan menuju klaster destinasi favorit seperti Istana Ratu Boko, Candi Prambanan, hingga Tebing Breksi. Kami berharap kehadiran akses ini dapat menjadi pintu masuk tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, sehingga sektor pariwisata Yogyakarta dan Gunungkidul berkembang secara berkelanjutan," tambah Rivan.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengapresiasi komitmen Jasa Marga dalam mendukung peningkatan konektivitas. Menurutnya, aksesibilitas yang lebih baik akan memperkuat daya saing pariwisata dan membuka peluang investasi baru bagi masyarakat Gunungkidul.

"Kami berharap konektivitas ini tidak berhenti di Bokoharjo, tetapi terus terhubung hingga Kabupaten Gunungkidul. Dengan akses yang semakin baik, wisatawan dapat menjangkau destinasi unggulan kami lebih cepat tanpa harus melewati kepadatan di pusat Kota Yogyakarta. Ini tentu berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Endah.

Terjalinnya sinergi erat antara Jasa Marga, Pemda DIY, Pemkab Gunungkidul, dan Pemerintah Pusat ini diharapkan mampu menghadirkan konektivitas yang semakin terintegrasi menuju kawasan wisata unggulan. 

Hal ini juga sejalan dengan agenda strategis Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur demi penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta Asta Cita keenam dalam membangun dari bawah untuk pemerataan ekonomi daerah. 

Kehadiran jaringan tol dan akses pendukungnya diproyeksikan menjadi katalis bagi akselerasi pariwisata, penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah DIY.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.