Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PT Hartadinata Abadi Tbk

PT Hartadinata Abadi Tbk dapat kredit dari Bank Mandiri

Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, PT Hartadinata Abadi Tbk ( HRTA., Perseroan) nomor S-495/DIR-CORSEC/HRTA-OJK-IDX/VII/2026 menjelaskan Penandatanganan Perjanjian Kredit antara Perseroan dengan PT Bank Mandiri (BMRI,) Tbk Pada tanggal 21 Juli 2026 mengacu pada: 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atas Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik (POJK No. 31/POJK.04/2015);  2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha (POJK No. 17/POJK.04/2020);  3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (POJK No. 42/POJK.04/2020);  serta 4. Peraturan No. I-E Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00087/BEI/12-2025 tanggal 12 Desember 2025 tentang Perubahan Peraturan No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi (Peraturan No. I-E).  Pada tanggal 21 Juli...

Penjualan emas batangan mendominasi 88 persen pendapatan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

  Penjualan emas batangan secara wholesale mendominasi sekitar 88% dari total pendapatan, dengan pelanggan utama seperti Pegadaian, BSI, dan Galeri 24.Tahun 2025  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mencatat kinerja  bagus  sepanjang tahun 2025 dengan pendapatan melonjak 144,39% YoY menjadi Rp44,5 triliun dan laba bersih tumbuh 121% YoY menjadi Rp978,5 miliar. Laba bersih yang diraih tersebut terbagi untuk pemilik entitas induk sebesar Rp978,5 miliar dan untuk kepentingan non-pengendali sebesar Rp1,11 miliar. Saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pertama kali diperdagangkan (IPO) pada 21 Juni 2017 dengan harga penawaran Rp300 per saham . Saham ini kemudian menutup hari pertama perdagangannya di level Rp332. Akhir Maret 2026, harga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bergerak di kisaran Rp2.300 - Rp2.500 per saham, setelah sempat mengalami koreksi dari level tertinggi di atas Rp3.000 pada awal bulan.  Saham ini dinilai masih undervalued dengan kapitalisasi pasa...