Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Sepanjang tahun 2025 mengalami penyesuaian sebesar 1% dan 19%,

  PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (IDX Ticker: MPMX, “ Perseroan ”), perusahaan konsumer otomotif terkemuka di Indonesia telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk melaporkan kinerja tahun buku  bertempat di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun, dengan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp462 miliar. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1% dan 19%, yang mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan, termasuk pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di beberapa segmen usaha sepanjang tahun. Namun demikian, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha yang sehat melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Perseroan terus berfokus pada disiplin operasional, ...

Lo Kheng Hong terus menambah kepemilikan sahamnya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL),

  PT Gajah Tunggal Tbk mencatat kinerja keuangan yang tangguh pada FY25. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 1.187 miliar pada FY24 menjadi Rp 1.243 miliar pada FY25.  Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh lebih rendahnya beban bunga serta keuntungan selisih kurs. Keuntungan selisih kurs terutama berasal dari translasi aset-aset yang berdenominasi mata uang asing. Margin laba kotor Perusahaan menurun dari 21,5% pada FY24 menjadi 20,1% pada FY25, terutama mencerminkan kenaikan biaya bahan baku dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang meningkatkan biaya produksi.  Akibatnya, laba operasional dan EBITDA mengalami penurunan. EBITDA Perusahaan turun dari Rp 2.936 miliar / US$ 186,3 juta pada FY24 menjadi Rp 2.643 miliar / US$ 161,2 juta pada FY25.  Penjualan bersih Perusahaan turun dari Rp 18.029 miliar pada FY24 menjadi Rp 17.664 miliar pada FY25,  Hal ini mencerminkan penurunan moderat sebesar 2,0% yang terutama disebabkan oleh melemahn...

Tahun 2025. Total aset Bank Banten berhasil menembus angka Rp10,001 triliun

    PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten telah melaksanakan public expose tahun 2026 . Dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani, Kota Serang, kegiatan ini dihadiri oleh media, investor, analis, pemegang saham, dan masyarakat umum.   Pemaparan public expose tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Muhammad Busthami dan Direktur Kepatuhan Eko Virgianto, yang didampingi oleh Direktur Bisnis Slamet Riyadi* dan Direktur Operasional Purbaju Basuki*.   Dalam paparannya, Direktur Utama Muhammad Busthami menyampaikan bahwa Bank Banten kembali melanjutkan tren kinerja positif yang tumbuh dan melesat hingga tahun 2025. Total aset Bank Banten berhasil menembus angka Rp10,001 triliun, meningkat sebesar 32,49% secara year-on-year (YoY), didorong oleh ekspansi kredit yang signifikan serta peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK).   Penyaluran kredit tumbuh dari Rp3,85 triliun pa...

PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan pendapatan sebesar USD 861,51 juta sepanjang tahun 2025

  PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan di seluruh lini bisnis utama.  Peningkatan kinerja tercermin pada segmen transportasi gas, transportasi minyak, regasifikasi, serta transportasi LPG yang masing-masing mencatatkan kenaikan volume penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam memperkuat konektivitas jaringan pipa dengan sumber pasokan gas utama, pengembangan infrastruktur distribusi energi yang terintegrasi di sepanjang rantai bisnis, serta peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan di berbagai sektor industri dan komersial di Indonesia. Sepanjang 2025, lini bisnis transportasi gas mencatatkan volume penyaluran lebih dari 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi 2024. Sementara itu, transportasi minyak mencatatkan volume penyaluran lebih dari 174 ribu BOPD, atau tumbuh sekitar 8 per...

Cinema XXI Bagikan Dividen Rp980 Miliar

  PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI) dengan kode saham CNMA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025  di Jakarta.  Rapat menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk penggunaan laba bersih Perseroan, pembagian dividen tunai kepada pemegang saham, serta beberapa keputusan strategis untuk mendukung keberlanjutan pertumbuhan perusahaan. Pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp980 miliar atau Rp12 per saham, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp5 per saham yang telah dibayarkan pada 28 November 2025, dan sisa dividen sebesar Rp7 per saham yang akan dibayarkan pada 28 April 2026.  Dividen tunai tersebut terdiri dari Rp8,63 per saham yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025 – setara dengan 99,98% laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk – ditambah Rp3,37 per saham yang dialokasikan dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.  Rapat juga memberik...

Laba Bersih PT Bukit Asam (Persero) Rp2,93 Triliun di FY2025

  PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian auditan untuk tahun yang berakhir pada tangga Laporan keuangan konsolidasian FY25 Perusahaan dilengkapi dengan laporan keuangan konsolidasian yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti, dan Surja, yang merupakan anggota dari jaringan global Ernst and Young. Direktur Utama PTBA, Bapak Arsal Ismail mengatakan: “Di tengah tekanan harga batu bara global sepanjang 2025, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) tetap mampu mempertahankan kinerja operasional yang solid. Perseroan juga mencatat perbaikan profitabilitas secara kuartalan, didorong oleh optimalisasi portofolio pasar ekspor dan peningkatan efisiensi biaya. Kinerja tersebut tercermin dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap positif. Selain itu, realisasi belanja modal yang optimal menjadi fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan serta pertumbuhan kinerja operasional Perseroan ke depan.” PTBA membukukan pendapatan sebes...

LABA BERSIH FORE MELONJAK 55% YOY PADA FY25

    PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), induk usaha dari merek Fore Coffee dan Fore Donut, mencatatkan kenaikan laba bersih yang luar biasa sebesar 55% YoY, mencapai Rp90,1 miliar untuk periode FY25. EBITDA melonjak 58% YoY menjadi Rp300 miliar, dari Rp190 miliar yang tercatat pada FY24.  Selain didorong oleh ekspansi margin EBITDA menjadi 20% dari 18,3% pada FY24, pertumbuhan ini juga dipicu oleh lonjakan Pendapatan sebesar 44% YoY yang mencapai Rp1,5 triliun, dibandingkan Rp1,04 triliun pada FY24. Kinerja keuangan yang kuat ini didukung oleh ekspansi strategis Fore Coffee Indonesia yang menambah lebih dari 90 gerai baru sepanjang tahun 2025.  Tercatat, lebih dari 60 gerai di antaranya didirikan setelah IPO pada bulan April, memenuhi komitmen manajemen kepada pemegang saham terkait penggunaan strategis dana hasil IPO.  Hingga akhir 2025, jaringan Fore Coffee Indonesia tumbuh 37% YoY, dengan total 316 gerai aktif dibandingkan 231 gerai pada penutupan tahun 2024. ...

KB Bank Cetak Laba Bersih Rp66,59 Miliar pada 2025

  PT Bank KB Indonesia Tbk (IDX: BBKP) atau KB Bank berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp66,59 miliar, berbalik dari posisi rugi sebesar Rp6,33 triliun pada tahun 2024.  Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam perjalanan transformasi KB Bank menuju profitabilitas yang lebih berkelanjutan.  Kinerja positif ini didorong oleh perbaikan fundamental bisnis yang tercermin dari peningkatan pendapatan bunga bersih serta penurunan signifikan biaya pencadangan.  Sepanjang tahun 2025, kinerja KB Bank menunjukkan perbaikan yang semakin solid, terutama didorong oleh penguatan kualitas aset dan stabilisasi fundamental bisnis.  Hal ini tercermin dari penurunan rasio kredit berkualitas rendah (loan at risk) menjadi 20,31% dari 22,76% pada tahun sebelumnya.  Sejalan dengan itu, KB Bank mencatatkan Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) sebesar Rp1,19 triliun, meningkat 3,40% dari Rp1,1...

PT Eagle High Plantations Tbk keuntungan meningkat 34 % tahun 2025

  PT Eagle High Plantations Tbk (“ BWPT) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang solid, ditopang oleh peningkatan produksi dan penjualan, harga crude palm oil  (CPO)  yang  kondusif,  serta  penguatan  fundamental  operasional  secara  berkelanjutan. Capaian  ini  menjadi  refleksi  dari  konsistensi  Perseroan  dalam  menjaga  kinerja  sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,8 triliun, meningkat 34 % dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 4,3 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan volume penjualan sebesar 15 % serta harga jual rata rata CPO yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi profitabilitas, laba bersih tercatat sebesar Rp 379 miliar, tumbuh 39% dibandingkan tahun  2024  sebesar  Rp 272  miliar. Pertumbuhan  laba  ini  mencerminkan...