Langsung ke konten utama

Lo Kheng Hong terus menambah kepemilikan sahamnya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL),

 PT Gajah Tunggal Tbk mencatat kinerja keuangan yang tangguh pada FY25. Laba bersih perusahaan meningkat dari Rp 1.187 miliar pada FY24 menjadi Rp 1.243 miliar pada FY25. 

Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh lebih rendahnya beban bunga serta keuntungan selisih kurs. Keuntungan selisih kurs terutama berasal dari translasi aset-aset yang berdenominasi mata uang asing.

Margin laba kotor Perusahaan menurun dari 21,5% pada FY24 menjadi 20,1% pada FY25, terutama mencerminkan kenaikan biaya bahan baku dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang meningkatkan biaya produksi.

 Akibatnya, laba operasional dan EBITDA mengalami penurunan. EBITDA Perusahaan turun dari Rp 2.936 miliar / US$ 186,3 juta pada FY24 menjadi Rp 2.643 miliar / US$ 161,2 juta pada FY25. 

Penjualan bersih Perusahaan turun dari Rp 18.029 miliar pada FY24 menjadi Rp 17.664 miliar pada FY25, 

Hal ini mencerminkan penurunan moderat sebesar 2,0% yang terutama disebabkan oleh melemahnya permintaan ekspor.  

Namun, penjualan domestik tetap solid dan terus menjadi penopang stabil bagi pendapatan keseluruhan.

Melihat perkembangan PT Gajah Tunggal Tbk dari tahun ke tahun, investor Lo Kheng Hong  ,kini bertambah kepemilikan  dari 209.898.500 lembar menjadi 218.032.800 lembar dengan kepemilikan 6,26%

PT Gajah Tunggal Tbk Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis ban untuk kendaraan roda dua dan roda empat melalui merek-merek populer seperti GT Radial, IRC, dan Git







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.