Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kapal

PT Newport Marine Services Tbk jual 6 kapal

 Dalam keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, PT Newport Marine Services Tbk (BOAT, Perseroan) dalam surat nomer 004/NMS-CSC/VII/2026 perihal Sewa dan menyewa kapal untuk menunjang kegiatan lepas pantai di luar dan dalam negeri yang berfokus pada industri . Pada tanggal 17 Juli 2026, Perseroan telah menandatangani Akta Kuasa Untuk Memasang Hipotik dan Akta Kuasa untuk Menjual atas enam kapal milik Perseroan sebagai bagian dari penyempurnaan dokumentasi jaminan atas fasilitas kredit Perseroan yang diperoleh dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.  Penandatanganan akta tersebut merupakan pelaksanaan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 12 Juni 2026.  Nilai pengikatan hipotik sebesar Rp148.500.000.000, atau sekitar 38,4% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.  Transaksi tersebut merupakan Transaksi Material sesuai POJK No. 17/PO...

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk membeli kapal dari PT Pelayaran Sumber Bahari

  Dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia disebutkan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (Persero, HUMI)  membeli kapal dari  PT Pelayaran Sumber Bahari. Disurat nomor 417a/DU-HUMI/VI/2026 perihal Keterbukaan Informasi Pembelian Kapal dijelaskan uraian informasi berupa : 1. Jenis aset adalah 2 (dua) unit kapal tug boat;  2. Nilai perolehan atas 2 (dua) unit Kapal adalah sebesar Rp22.500.000.000,00 (dua puluh dua milyar lima ratus juta rupiah).  3. Sumber pendanaan untuk pembelian Kapal berasal dari keuangan  4. Penjual dari Kapal tersebut adalah PT Pelayaran Sumber Bahari sebuah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia dan berdomisili di Serang Provinsi Banten, bukan merupakan afiliasi dari Perseroan;internal dan bank.  5. Pembeli atas Kapal yaitu HTC merupakan entitas anak dan perusahaan terkendali Perseroan dengan kepemilikan langsung sebanyak 99,99% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan...

Penambahan Kapal Kimia Untuk Memperkuat Jaringan Distribusi Internasional dibuat di Jepang

    PT Chandra Shipping International (CSI) tengah mempersiapkan dua kapal logistik kimia dengan kapasitas 9.000 DWT yang saat ini dibuat di Jepang.  Kedua kapal dirancang untuk mendukung fleksibilitas operasional serta kepatuhan terhadap regulasi maritim. Penambahan armada ini ditujukan untuk memperkuat jaringan distribusi bahan kimia di Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus mendukung layanan logistik ke pasar internasional.  Kapal dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026 dan akan dilengkapi teknologi terkini hasil kerja sama dengan mitra teknologi global. Dengan armada baru berstandar internasional, CSI meningkatkan kapasitas layanan logistik maritim serta memperkuat perannya sebagai penyedia solusi pengangkutan kimia di kawasan regional.    

PENDAPATAN IPCM TUMBUH 21,15%

 PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) merilis laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2025.  Pada kuartal I 2025, IPCM berhasil mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 21,15% menjadi Rp355,41 miliar dibandingkan Rp293,37 miliar YoY. Laba bersih juga mengalami peningkatan sebesar 14,85% YoY, dari Rp38,51 miliar menjadi Rp44,24 miliar.  Kontribusi utama pendapatan IPCM diperoleh dari jasa pelayanan kapal yang menyumbang Rp343,97 miliar atau 96,78% dari total pendapatan, meningkat signifikan sebesar 21,17% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan dari jasa pengangkutan dan layanan lainnya tercatat sebesar Rp11,44 miliar.  Pendapatan dari jasa pelayanan kapal tercatat sebesar Rp343,97 miliar, yang terdiri dari pelabuhan umum sebesar Rp151,93 miliar, Terminal Khusus (Tersus) sebesar Rp130,53 miliar, dan Terminal  Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp61,51 miliar. Pada periode ini, pendapatan dari seg...