Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label penjualan

PT Indo Tambangraya Megah Tbk volume penjualan meningkat sebesar 6% pada kwartal 2026

  PT Indo Tambangraya Megah Tbk (IDX: ITMG,Perseroan) menyerahkan laporan keuangan konsolidasi untuk periode tiga bulan pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026 kepada Bursa Efek Indonesia (IDX). ITMG mencatat produksi batubara sebesar 4,7 Mt pada tahun 2026 , dibandingkan dengan 5,3 Mt pada tahun 2025 karena curah hujan yang memengaruhi volume produksi. Sementara itu, volume penjualan meningkat sebesar 6% dari tahun ke tahun menjadi 6,3 Mt, menghasilkan peningkatan pendapatan sebesar 3% dari tahun ke tahun meskipun terjadi sedikit penurunan pada harga jual rata-rata (ASP) dari $82/ton pada 3M25 menjadi $79/ton pada 3M26. Perusahaan melaporkan laba bersih sebesar $56 juta untuk periode tiga bulan pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026. Dividen final tahun fiskal 2025,dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diadakan pada 17 April 2026 menyetujui total distribusi dividen untuk tahun fiskal 2025 sebesar $115 juta atau mewakili 60% dari laba bersih Perusahaan. Jumlah total sebes...

PT Kalbe Farma Tbk mencapai pertumbuhan penjualan sebesar 10,1% YoY, kwartal 1, 2026

  PT Kalbe Farma Tbk dan entitas anaknya (“Kalbe” atau “Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan konsolidasian tidak audit 31 Maret 2026.  Perseroan mencapai pertumbuhan penjualan sebesar 10,1% YoY, didukung oleh pertumbuhan positif di seluruh segmen Obat Resep, Produk Kesehatan, Nutrisi, serta Distribusi dan Logistik. Margin laba kotor menurun akibat kenaikan harga bahan baku, dampak pelemahan kurs Rupiah, dan bauran produk.  Margin laba usaha dan margin laba bersih yang juga mengalami penurunan karena peningkatan pada beban pokok penjualan dan beban operasional. Ke depan, Perseroan akan berfokus pada pengamanan pasokan bahan baku dan ketersediaan produk, serta tetap menjaga keunggulan operasional. “Di tengah gejolak eksternal, kami mempertahankan kinerja positif di kuartal pertama 2026, dengan pertumbuhan volume permintaan serta bertambahnya bisnis baru dari prinsipal eksternal. Ketidakpastian geopolitik mendorong Perusahaan untuk berfokus mengamankan rantai pasok dan k...