Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Obligasi

PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia siapkan dana obligasi

  Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia,PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia (MPMF, Perseroan) dalam surat nomer 012CORSECVII2026 perihal Laporan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 Seri B. Perseroan telah menyediakan dana pelunasan pokok dan bunga untuk Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap II Tahun 2023 Seri B sebesar Rp 230.000.000.000 (dua ratus tiga puluh miliar Rupiah) yang akan jatuh tempo pada tanggal 11 Agustus 2026 kepada pemegang obligasi

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry pelunasan obligasi

  Dalam keterbukaan Bursa Efek Indonesia,PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry(LPPI, Persero) dalam surat 011/CRP/LPVII/2026 tentang Pelunasan Obligas. Dalam surat tersebut perseroan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah melakukan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan III Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Tahap I Tahun 2023 Seri A (Obligasi) sejumlah Rp2.726.560.000.000 (dua triliun tujuh ratus dua puluh enam miliar lima ratus enam puluh juta Rupiah) pada tanggal 06 Juli 2026 kepada pemegang Obligasi. PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (PT LPPPI), Didirikan pada 1974, perusahaan ini merupakan salah satu unit operasional utama dari grup  Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, perusahaan ini memproduksi pulp, tissue .

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk terbitkan obligasi

  Untuk melunasi sebagian hutang kepada perbankan, PT Japfa Comfeed Tbk (JAPFA, Persero) menerbitkan obligasi senilai Rp 500 milyar. Bunga obligasi  dibayarkam setiap 3 bulan sedangkan untuk penawaran awal 15 - 22 Jui 2026, dan penawaran umum tanggal 30 Juni hingga1 Juli 2026 Dalam laporan tahun buku 2025,  JAPFA membukukan penjualan neto sebesar Rp60,72 triliun, meningkat dari Rp55,80 triliun pada tahun sebelumnya.  Laba usaha turut naik menjadi Rp6,18 triliun dari Rp5,06 triliun, sementara laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp4 triliun, tumbuh signifikan dari sekitar Rp3,02 triliun pada 2024.  Peningkatan kinerja ini juga tercermin pada laba per saham (EPS) yang naik dari Rp260 menjadi Rp344 per saham.  Dari sisi neraca, total aset Perseroan meningkat menjadi Rp40,06 triliun dan ekuitas naik menjadi Rp20,02 triliun, mencerminkan fundamental keuangan yang semakin kuat. Direktur JAPFA, Leo Handoko, menyatakan bahwa ...

PT Ketrosden Triasmitra Tbk siapkan obligasi

  Dalam tahun 2026 PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR, Persero) menargetkan pendapatan Rp 1 Trilyun atau tumbuh 35 persen dari pendapatan yang mencapai 750 milyar Sebelumnya, perusahaan infrastruktur kabel laut dengan 32 tahun pengalaman, menerbitkan obligasi senilai Rp 220 miliar untuk membangun Sistem Kabel Komunikasi Laut (SKKL) Median Ring Indonesia (Merindo) di Indonesia Tengah.  Proyek ini akan memperkuat konektivitas digital di kawasan yang menghubungkan pusat ekonomi dan pariwisata strategis. Obligasi ini meraih  instrument rating  tertinggi idAAAcg (Triple A; Corporate Guarantee) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), menunjukkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial.  Untuk memberikan keamanan maksimal bagi investor, obligasi dijamin penuh oleh GuarantCo, bagian dari  Private Infrastructure Development Group  (PIDG), sebuah lembaga penjaminan internasional yang fokus pada proyek infrastruktur di pasar berkembang. Obli...

Pencatatan Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026

  Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026 oleh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026 terdiri dari: Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026 Seri A (TRIM02ACN4): nilai nominal sebesar Rp184.000.000.000,00 dengan tingkat bunga 7,75% per tahun, jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi. Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026 Seri B (TRIM02BCN4): nilai nominal sebesar Rp66.000.000.000,00 dengan tingkat bunga 8,50% per tahun, jangka waktu 7 tahun sejak tanggal emisi. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi Berkelanjutan II Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap IV Tahun 2026 adalah idA ( Single A ) dengan Wali Amanat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang ...