Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk

Penghentian sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk

  Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesua nomor Peng-SPT-00159/BEI.WAS/08-2026 menjelaskan penghentian sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan atas saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dan sebagai bentuk perlindungan investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi I tanggal 1 September 2026, sampai dengan Pengumuman lebih lanjut dari Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia mengimbau para pemangku kepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perusahaan.

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk memberi pinjaman ke PT Adhi Prakarsa Raya (APR) dan PT Sumber Cahaya Raya (SCR)

Bursa Efek Indonesia menerima surat dari PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) nomor surat 012/DIR-ANHI/V/2026, tanggal 22 Mei 2026 perihal Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Pemberian Pinjaman dari ANHI kepada PT APR dan PT SCR. Dijelaskan  PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk memberian pinjaman kepada  PT Adhi Prakarsa Raya (APR) senilai Rp749,59 miliar dan PT Sumber Cahaya Raya (SCR) senilai Rp591,78 miliar. Kedua fasilitas pinjaman itu tanpa bunga dan tanpa jaminan, bertenor 2 tahun dan dapat diperpanjang Dana pinjaman tersebut digunakan untuk mengakusisi  Dana dipakai APR dan SCR untuk mengakuisisi saham PT Konutara Sejati dan PT Karyatama Konawe Utara. Sebelumnya dikabarkan   H. Samsudin Andi Arsyad atau yang lebih dikenal Haji Isam   membeli saham  PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) sebanyak 21,12%. Saham yang dibeli sejumlah 6.836.867.700,00 dengan harga Rp 137, pada tanggal 13 Mei 2026.