Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PT Bursa Efek Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia penghentian sementara perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC)

  Dalam keterbukaan infotmasi Bursa Efek Indonesia nomor Peng-SPT-00131/BEI.WAS/07-2026, penghentian penghentian sementara perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC, Persero). Dalam surat tersebut dijelaskan sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,  PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 3 Juli 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.  Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan. PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) bergerak di bidang manufaktur tisu basah, kain non-woven, dan produk kesehatan lainnya .

PT Bursa Efek Indonesia laba bersih tumbuh 59,4% secara tahunan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 secara  hybrid  di Jakarta  yang dihadiri oleh 90 Pemegang Saham atau mewakili 100% hak suara .  Rapat secara aklamasi menyetujui tiga agenda utama, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 yang mencatatkan rekor laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Bursa sebesar Rp1,07 triliun, atau tumbuh 59,4% secara tahunan ( yoy ) .  Di tengah volatilitas paruh pertama tahun 2025 akibat tekanan eksternal global, sinergi kebijakan stabilisasi pasar bersama OJK berhasil membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih pada paruh kedua hingga mencetak 24 kali rekor  All-Time High  (ATH) dengan level tertinggi 8.711 .  Pertumbuhan ini juga ditopang oleh lonjakan transaksi harian saham rata-rata sebesar Rp18,1 triliun, peningkatan penggalangan dana IPO senilai Rp18,1 triliun, serta ekspansi masif jumlah investor pasar modal yang mele...

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan 6 (enam) Galeri Investasi (GI)

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan 6 (enam) Galeri Investasi (GI) BEI di wilayah kerja Kantor Perwakilan (KP) BEI Bangka Belitung, .  Peresmian tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pasar modal di daerah.  Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pengembangan Pasar BEI Dedy Priadi, bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Wijaya, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah mitra Galeri Investasi BEI, perwakilan PT RHB Sekuritas Indonesia, PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia, serta para pemangku kepentingan pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hingga akhir Mei 2026, jumlah  Single Investor Identification  (SID) pasar modal di Bangka Belitung telah mencapai 131.293 SID, dengan jumlah SID saham sebanyak 48.668 SID.  Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat Bangka Belitung terhadap investasi di pasar modal. Untuk mendukung tren positif tersebut, BEI te...

BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penyesuaian terhadap kriteria   universe   (semesta) Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 sebagaimana disampaikan dalam pengumuman BEI dengan nomor Peng-000 65 /BEI.POP/04-2026 perihal “Penyesuaian Kriteria Evaluasi Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80” yang diterbitkan pada Selasa (21/4). Penyesuaian ini berlaku efektif mulai 4 Mei 2026 untuk menjaga indeks tetap relevan dan mencerminkan dinamika pasar modal terkini. Penyesuaian dilakukan dengan penambahan kriteria, yaitu mencakup minimum  free float , jumlah hari transaksi, dan ketentuan saham yang masuk dalam Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi/ High Shareholding Concentration  (HSC). Selain aspek tersebut, kriteria pemilihan konstituen indeks tidak mengalami perubahan. Dari sisi definisi dan persyaratan  free float,  universe  IDX80 harus memenuhi minimum rasio  free float  sebesar 10% atau mengikuti ketentuan dalam Peraturan BEI Nomor I-A terbaru sert...

BEI Perbarui Peraturan I-A

  Sejalan dengan 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat serta Surat Edaran (SE) BEI nomor SE-00004/BEI/03-2026 tentang Penjelasan atas Ketentuan Terkait Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang efektif berlaku pada hari ini, Selasa (31/3).  Perubahan ini telah dilakukan melalui proses   Rule Making Rule  (RMR) dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya percepatan reformasi pasar modal Indonesia guna meningkatkan kualitas Perusahaan Tercatat, memperkuat tata kelola, serta mendorong pelindungan investor yang lebih optimal. BEI melakukan penyesuaian definisi saham  free float , menaikkan batas minimum  free float  untuk tetap t...

Perdagangan Saham Sepekan Ditutup dengan Beberapa Data Positif

Data perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 23—27 Maret 2026 ditutup bervariasi.  Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI dengan peningkatan sebesar 15,27% menjadi Rp23,33 triliun dari Rp20,24 triliun pada pekan sebelumnya.  Peningkatan turut terjadi pada  rata-rata frekuensi transaksi harian BEI sebesar 9,01% menjadi 1,73 juta kali transaksi dari 1,59 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.  Namun, perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 0,14% sehingga ditutup pada level 7.097,057, dari posisi 7.106,839 pada pekan lalu.  Kemudian perubahan turut dialami oleh kapitalisasi pasar BEI, yaitu sebesar 0,24% menjadi Rp12.516 triliun dari Rp12.547 triliun pada pekan sebelumnya.  Perubahan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini sebesar 4,81% menjadi 28,31 miliar lembar saham dari 29,74 miliar lembar saham pada pekan ...

Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) , Kamis (263) melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan Saham   PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (IDX: WIKA)  di Seluruh Pasar. Hal itu disampaikan Bursa melalui surat pada laman keterbukaan informasi No: Peng-SPT-00006/BEI.PP2/03-2026. 1. Surat PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (“Perseroan”) nomor SE.01.00/A.DIR.00033/2026 tanggal 30 Januari 2026 perihal Informasi terkait Pembayaran Bunga Obligasi dan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.  2. Surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) nomor KSEI-1929/DIR/0326 tanggal 17 Maret 2026 perihal Penundaan Pembayaran Bunga dan Bagi Hasil Obligasi dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (WIKA01ACN1, WIKA01BCN1, WIKA01CCN1, SMWIKA01CCN1) ke-21. "Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," kata Kadiv. Pengaturan dan Operasional Perdagangan...