Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Garuda Indonesia

GARUDA INDONESIA DAN SCANDINAVIAN AIRLINES BUKA AKSES BARU INDONESIA– NORDIK

  Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia terus memperkuat jaringan konektivitas globalnya melalui kerja sama codeshare bersama Scandinavian Airlines (SAS), yang akan membuka akses perjalanan yang lebih luas dan seamless antara Indonesia dan kawasan Nordik, sekaligus memperkuat posisi kedua maskapai di pasar Asia dan Eropa Utara. Kerja sama tersebut memungkinkan para pengguna jasa Garuda Indonesia maupun SAS untuk menikmati pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi menuju berbagai destinasi utama di Indonesia dan negara-negara Skandinavia. Melalui kolaborasi ini, penumpang dapat terhubung dengan lebih mudah ke Jakarta dan Bali dari kawasan Nordik, maupun sebaliknya menuju Copenhagen, Stockholm, dan Oslo melalui sejumlah hub internasional utama seperti Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok yang akan diimplementasikan secara bertahap. Penandatanganan Perjanjian Codeshare antara kedua maskapai  bertepatan dengan penyelenggaraan IATA Annual General Meeting di Rio de Janei...

GARUDA INDONESIA HADIRKAN FLEKSIBILITAS PERJALANAN MELALUI OPSI PERUBAHAN JADWAL UNLIMITED TANPA BIAYA TAMBAHAN DAN REFUND HINGGA 100%

  Sebagai bagian dari langkah transformasi berkelanjutan dalam menghadirkan layanan yang semakin adaptif dan relevan terhadap kebutuhan pengguna jasa, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia memperkenalkan kebijakan fleksibilitas perjalanan terbaru melalui kemudahan perubahan jadwal penerbangan  (changes)  tanpa batas dan tanpa biaya tambahan serta opsi pengembalian dana  (refund)  hingga 100% sebelum keberangkatan penerbangan. Kebijakan ini mulai berlaku untuk pemesanan tiket  (date of issue)  dan periode perjalanan  (date of travel)  sejak 7 April 2026, sebagai bagian dari penguatan komitmen Perusahaan dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang memberikan kepastian dan seamless proses transaksi di setiap tahap perjalanan pengguna jasa. Melalui kebijakan ini, para pengguna jasa kini memiliki keleluasaan lebih dalam menyesuaikan rencana perjalanan, mulai dari kesempatan perubahan jadwal tanpa biaya hingga opsi perubahan tanpa b...

Disuntik Danantara, Garuda Indonesia tetap rugi Rp 5,42 T

   PT Garuda Indonesia  mencatat kerugian signifikan pada tahun buku 2025 yakni sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,42 triliun. Meskipun mendapat dana dari Danatara sebesar Rp 23,67 T Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan  pendapatan usaha konsolidasi perseroan sepanjang 2025 tercatat sebesar US$3,22 miliar, turun 5,9% dibandingkan tahun sebelumnya.  "Penurunan ini terjadi seiring fase konsolidasi operasional yang tengah dijalankan untuk memperkuat fundamental bisnis perusahaan," ujarnya  Selain itu,kondisi masih banyaknya armada yang belum dapat dioperasikan  karena menunggu jadwal perawatan   Garuda Indonesia terus mengoptimalkan jumlah armada yang dapat dioperasikan. Hingga akhir 2025,Jumlah yang belum dioperasikan Garuda Indonesia sedikitnya 99 pesawat, dari sebelumnya sekitar 84 pesawat pada Juni 2025.Sementara itu, sebanyak 43 armada masih dalam proses perawatan Ke depan, Garuda Indonesia menargetkan dapat meng...