Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label laporan keuangan

3 Perusahaan Tercatat di Papan Akselerasi belum menyampaikan Laporan Keuangan 2025

  Dalam keterbukaan infomasi Bursa Efek Indonesia nomor  No.: Peng-S-00021/BEI.PLP/06-2026  Berdasarkan pemantauan Bursa per 30 Juni 2026, terdapat 3 (tiga) Perusahaan Tercatat di Papan Akselerasi yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2025, Masing masing PT Menn Teknologi Indonesia Tbk, PT Techno9 Indonesia Tbk, PT Mitra Tirta Buwana Tbk Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Bursa memutuskan untuk: a. Melakukan penghentian sementara perdagangan efek terhadap 2 (dua) Perusahaan Tercatat di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, efektif sejak sesi perdagangan pertama tanggal 1 Juli 2026, sebagaimana tercantum dalam tabel di atas; dan b. Mempertahankan penghentian sementara perdagangan efek terhadap 1 (satu) Perusahaan Tercatat Sehubungan dengan kewajiban penyampaian Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2025 Bagi Perusahaan Tercatat yang sahamnya tercatat di Papan Akselerasi, dan dengan mengacu pada: 1. Ketent...

PENDAPATAN IPCM TUMBUH 21,15%

 PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) merilis laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2025.  Pada kuartal I 2025, IPCM berhasil mencatat kinerja positif dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 21,15% menjadi Rp355,41 miliar dibandingkan Rp293,37 miliar YoY. Laba bersih juga mengalami peningkatan sebesar 14,85% YoY, dari Rp38,51 miliar menjadi Rp44,24 miliar.  Kontribusi utama pendapatan IPCM diperoleh dari jasa pelayanan kapal yang menyumbang Rp343,97 miliar atau 96,78% dari total pendapatan, meningkat signifikan sebesar 21,17% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan dari jasa pengangkutan dan layanan lainnya tercatat sebesar Rp11,44 miliar.  Pendapatan dari jasa pelayanan kapal tercatat sebesar Rp343,97 miliar, yang terdiri dari pelabuhan umum sebesar Rp151,93 miliar, Terminal Khusus (Tersus) sebesar Rp130,53 miliar, dan Terminal  Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp61,51 miliar. Pada periode ini, pendapatan dari seg...