Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label tahun 2025

PT Barito Renewables Energy Tbk (IDX: BREN) Umumkan Kinerja Konsolidasian Auditan untuk Tahun Buku 2025

  PT Barito Renewables Energy Tbk (“Barito Renewables”, “BREN” atau “Perseroan”)  mengumumkan hasil kinerja keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.  Perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun, didukung oleh operasi panas bumi yang stabil serta pengelolaan biaya yang disiplin, meskipun segmen pembangkit angin menghadapi kondisi yang lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya.  Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, menyampaikan: “Kami dengan senang hati melaporkan kembali kinerja yang solid pada tahun 2025, didukung oleh kontribusi yang kuat dan konsisten dari portofolio panas bumi kami. Sepanjang tahun ini, kami berhasil menyelesaikan proyek retrofit Salak dan kontribusi dari Unit Binary Salak, yang semakin memperkuat kapasitas panas bumi kami. Meskipun segmen angin menghadapi kondisi yang lebih menantang dibandingkan tahun lalu, aset panas bumi kami menghasilkan produksi listrik yang stabil dan men...

PT AirAsia Indonesia Tbk Catat Pendapatan Rp 7,87 Triliun di 2025

  PT AirAsia Indonesia Tbk (“AAID/CMPP”)   mencatatkan pendapatan sebesar   Rp 7,87 triliun pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 , sekaligus berhasil   menurunkan kerugian sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya .  Perbaikan kinerja ini mencerminkan penguatan operasional maskapai di tengah dinamika industri penerbangan yang masih menghadapi tantangan biaya operasional dan fluktuasi nilai tukar. Sepanjang tahun 2025, AAID/CMPP melalui anak perusahaannya Indonesia AirAsia telah mengangkut  5,91 juta penumpang  dengan  tingkat keterisian kursi  (load factor)  sebesar 83%  di seluruh jaringan penerbangannya.  Penjualan kursi tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan dengan nilai mencapai  Rp 6,62 triliun , sementara  pendapatan tambahan  (ancillary revenue)  seperti bagasi, layanan selama penerbangan, kargo, charter, serta layanan tambahan lainnya menyumbang  Rp 1,25 triliun , yang ...