Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label meningkat

Win&Co membukukan meningkat sekitar 2,48% dibandingkan tahun sebelumnya

  PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (IDX: COCO, Persero) atau yang dikenal sebagai Win&Co Group menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.  Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh mata acara Perseroan. Persetujuan tersebut mencakup Laporan Tahunan Tahun Buku 2025, Laporan Keberlanjutan, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 hasil audit independen. Selain itu, Perseroan juga memaparkan berbagai pencapaian dan perkembangan bisnis yang berhasil diraih sepanjang tahun 2025. Sepanjang tahun 2025, Win&Co Group mencatatkan kinerja yang positif. Perseroan membukukan penjualan konsolidasi sebesar Rp165,08 miliar atau meningkat sekitar 2,48% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, adjusted EBITDA mencapai Rp9,2 miliar. Angka tersebut meningkat 13,53% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Perseroan mencapai pertumbuhan tersebu...

Sepanjang tahun 2025, BSDE berhasil membukukan prapenjualan meningkat sekitar 3%

Dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia,  PTBumi SerpongDamai Tbk (Persee, BSDE) mengalokasikan  belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1,84 triliun sepanjang 2026. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk memperluas cadangan lahan guna mendukung pengembangan proyek-proyek perseroan di masa mendatang. Dan    sekitar Rp1,45 triliun atau hampir 79 persen dari total capex akan dialokasikan untukakuisisi lahanstrategis Dan sepanjang tahun 2025, BSDE berhasil membukukan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp10,04 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp10,00 triliun atau meningkat sekitar 3% secara tahunan  dibandingkan hasil prapenjualan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp9,72 triliun.  Kontributor utama marketing sales berasal dari segmen residensial, khususnya produk rumah tapak di kawasan BSD City serta proyek-proyek township lainnya.  Pendapatan Usaha tercatat sebesar Rp12,79 triliun, sementara Laba Be...

Penumpang Whoosh meningkat sekitar 31% libur panjang sejak 13 hingga 16 Mei 2026

  KCIC mencatat, total tiket Whoosh yang telah terjual pada momen libur panjang sejak 13 hingga 16 Mei 2026 telah mencapai lebih dari 70.000 tiket. Pada periode tersebut, volume penumpang Whoosh mencapai puncaknya sebanyak 21.601 penumpang per hari pada Rabu (13/5).  Jumlah tersebut meningkat sekitar 31% dibandingkan hari biasa yang rata-rata berada di kisaran 16.000 penumpang per hari di hari biasa. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, tingginya volume penumpang pada momen long weekend menunjukkan bahwa Whoosh semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian, khususnya untuk perjalanan wisata menuju Bandung Raya dan sekitarnya. “Pada momen libur panjang ini, masyarakat banyak memanfaatkan Whoosh untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat,” ujar Eva. Khusus untuk Sabtu, 16 Mei 2026, hingga siang ini tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 11.000 tiket.  Angka tersebut masih akan terus bertambah dan diprediksi akan mencapai s...

Penyaluran PKE mencapai Rp13,5 triliun, meningkat 85% dibanding tahun 2024

  Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan capaian signifikan dalam pelaksanaan  Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang tahun 2025 penyaluran PKE mencapai Rp13,5 triliun, meningkat 85% secara   year-on-year  (YoY) dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar Rp7,3 triliun. PKE merupakan penugasan yang diberikan Pemerintah kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk menyediakan Pembiayaan Ekspor (pembiayaan, penjaminan, dan/atau asuransi) atas transaksi atau proyek yang secara komersial sulit dilaksanakan, tetapi dianggap perlu oleh Pemerintah untuk menunjang kebijakan ekspor nasional. Kepala Divisi Penugasan Khusus & Strategi LPEI, Berlianto Wibowo, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas program PKE dalam mendukung ekosistem ekspor nasional dan mempertegas peran Indonesia Eximbank sebagai instrumen strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekspor nasional serta memperkuat ketahanan industri s...

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat

  PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota dari Grup MIND ID, mencatatkan peningkatan kinerja operasional yang solid sepanjang tahun 2025. Di tengah tantangan koreksi harga batu bara global, Perseroan berhasil meningkatkan volume produksi sebesar 9% menjadi 47,2 juta ton, serta mencatatkan kenaikan volume penjualan sebesar 6% yang mencapai 45,4 juta ton. Sejalan dengan peningkatan produksi dan penjualan, volume angkutan batu bara juga naik 6% dari yang sebelumnya 38,2 juta ton menjadi 40,4 juta ton di tahun 2025. Capaian positif pada sisi hulu dan hilir ini mencerminkan keberhasilan strategi adaptif perusahaan dalam menjaga kesinambungan pasokan energi, baik untuk kebutuhan domestik maupun pasar internasional. PTBA tetap menjadi pilar utama ketahanan energi nasional dengan mengalokasikan 54% dari total penjualan untuk pasar domestik. Selain itu, PTBA juga terus melakukan ekspansi dan diversifikasi pasar global yang agresif dengan mencatatkan porsi ekspor sebesar 46%. Selain memp...