Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label buyback

PT BUMA Internasional Grup Tbk rencana buy back tahun 2026

Salah satu rencana dalam Rapat Umum Pemegang Saham tahunan PT Buma International Group yang diadakan tanggal 24 Juni 2026 adalah pembelian kembali sebanyak  320.769.300 lembar dengan alokasi dana internal maksimal USD 6.000.000 .. Namun , Pendapatan turun 16% YoY  untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 menjadi US$1,48 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan volume, sementara Average Selling Price (ASP) kontraktor tambang relatif stabil (-1% YoY), didukung oleh porsi kontrak rise-and-fall yang lebih tinggi.  EBITDA turun menjadi US$175 juta dengan margin 14%, dipengaruhi oleh volume yang lebih rendah, biaya pesangon yang lebih tinggi, serta kenaikan biaya bahan bakar.  Jika biaya pesangon tidak diperhitungkan, EBITDA tercatat sebesar US$207 juta dengan margin 17%. Grup mencatat rugi bersih sebesar US$128 juta, yang dipicu oleh penurunan EBITDA, penyisihan piutang usaha dari kontrak di Australia yang telah berakhir, serta penurunan nilai aset pada oper...

PT Astra International Tbk pembelian kembali saham hingga Rp2,0 triliun kuartal 1 tahun 2026

  P T Astra International Tbk (Perseroan atau Astra) dalam laporan keuangan kuartal 1 tahun 2026 mengumumkan tahap ketiga program pembelian kembali saham (share buyback) hingga Rp2,0 triliun  Menurut Rudy Presiden Direktur Astra mengatakan “Pada kuartal pertama tahun 2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi. Namun, bisnisbisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut  Sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan imbal hasil kepada pemegang saham, Astra melanjutkan pelaksanaan program pembelian kembali saham pada kuartal pertama tahun ini, dimana sampai saat ini, total pembelian kembali saham yang telah direalisasikan adalah sebesar Rp2,7 triliun. PT United Tractors Tbk (“UT”) juga melanjutkan program pembelian kembali saham mereka pada kuartal pertama tahun ini.  Sejak program tersebut dimulai pada bulan Novem...

PT ASTRA INTERNATIONAL TBK mengumumkan tahap ketiga program pembelian kembali saham (share buyback) hingga Rp2,0 triliun

  Pendapatan bersih konsolidasian Grup pada kuartal pertama tahun 2026 adalah sebesar Rp78,7 triliun, 6% lebih rendah dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2025.  Laba bersih Grup mencapai Rp5,9 triliun, 16% lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.  Hal ini disebabkan oleh kinerja yang lebih rendah dari divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi, terutama akibat kontribusi dari bisnis pertambangan emas yang minim, serta volume yang lebih rendah di bisnis alat berat dan bisnis jasa penambangan.  Selain itu, pada periode ini, Grup mencatat beberapa   non-recurring charges   dan penyesuaian nilai wajar atas investasi-investasi ekuitas. Tanpa memperhitungkan hal ini, laba bersih Grup turun 8% menjadi Rp6,8 triliun. Nilai aset bersih per saham pada 31 Maret 2026 naik sebesar 2% menjadi Rp5.810. Utang bersih, tidak termasuk anak perusahaan Jasa Keuangan Grup, mencapai Rp1,8 triliun pada 31 Maret 2026, dibandingkan dengan kas ...