Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label .pendapatan

Sepanjang 2023–2025, pendapatan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk tumbuh 31,8%

  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMFI” atau “Perseroan”), bagian dari Garuda Indonesia Group, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  di  Auditorium Hanggar 4 GMF .  Pemegang saham menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi sebagai langkah strategis Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya. Kuasi reorganisasi merupakan langkah administratif dan akuntansi yang dilakukan untuk menata kembali struktur ekuitas Perseroan melalui penghapusan saldo laba negatif  (retained earnings deficit)  yang berasal dari akumulasi kerugian masa lalu. Dalam laporan   Perseroan terbaru, persetujuan tersebut mencakup dua mata acara, yaitu pelaksanaan kuasi reorganisasi beserta pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor penuh melalui penurunan nilai nominal saham, serta perubahan Anggaran Dasar Perseroan. RUPSLB dihadiri oleh 117.160.915.458 suara atau sebesar ...

Pendapatan Fore Kopi Indonesia melonjak 52 %

 Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Fore Kopi Indonesia (Fore, Perseroan) meraih pendapatan sekitar 52 persen secara tahunan. Pendapatan melonjak 52% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1 triliun, didukung oleh ekspansi jumlah gerai aktif sebesar 44% YoY. EBITDA melesat 65% YoY menjadi IDR 216 miliar dari IDR 131 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring marjin EBITDA yang melebar menjadi 21,5% dari 19,7% pada 1H25. Laba bersih tumbuh 34% YoY menjadi IDR 56,5 miliar, naik dari IDR 42 miliar pada tahun sebelumnya. Total gerai aktif di bawah Fore Coffee Indonesia mencapai 363, meningkat dari 259 pada 1H25. Bersama dengan 10 gerai aktif Fore Donut dan 4 gerai aktif Fore Coffee Singapura, jaringan Grup kini mencakup 377 gerai di lebih dari 60 kota. Presiden Direktur Fore Kopi, Vico Lomar menyataakan hasil kinerja cerminan sebuah disipilin yang diterapkan di semua lini operasional.  

Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I

    Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I  Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.  Selaras dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Marga mengakselerasi pergeseran strategi dari orientasi pertumbuhan usaha berbasis infrastruktur   menuju penciptaan nilai berkelanjutan Dari data   Jasa Marga, kinerja keuangan positif yang berhasil dibukukan Jasa Marga pada awal tahun 2026.  Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I Tahun 2025.  Capaian ini didukung penuh oleh kontribusi Pendapatan Tol senilai Rp4,7 triliun serta Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 9,4% dan 24,4% dari periode sebelumnya.  Di samping itu, EBI...

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk penyesuaian pendapatan sebesar 7,5% pada tahun 2025,

  PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (IDX: DSSA) (“DSSA” atau “Perseroan”) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik  (Public Expose)  Tahunan 2026 di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta.  Di tengah normalisasi harga batu bara global yang berdampak pada penyesuaian pendapatan konsolidasi sebesar  7,5% menjadi  USD 2.791 juta pada tahun 2025 ,  Perseroan membuktikan resiliensinya melalui pertumbuhan agresif di sektor-sektor non-pertambangan. Hal ini tercermin dari kontribusi segmen infrastruktur digital dan teknologi yang melonjak dari  4,8% pada tahun 2024  menjadi  7,6% terhadap total pendapatan di tahun 2025. Realisasi kinerja tahun buku 2025 menunjukkan penguatan fundamental operasional di seluruh pilar bisnis utama Perseroan di tengah dinamika pasar komoditas global.  Pada sektor pertambangan, DSSA mencatatkan  volume produksi batu bara  sebesar  57,2 juta ton  atau  tumbuh 7,...

WIKA Beton Catat Pendapatan Rp677 M di Kuartal I 2026

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) membuktikan resiliensi operasionalnya dengan performa keuangan yang solid pada Kuartal I 2026.  Perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp677 miliar serta mengantongi laba senilai Rp1,5 miliar, menegaskan komitmen WIKA Beton untuk tetap kokoh dan stabil di tengah gejolak pasar yang kompetitif.  Stabilitas tersebut didorong oleh diversifikasi lini bisnis yang efektif dari segmen produk putar sebagai kontributor utama sebesar 48,36%, disusul produk non-putar sebesar 32,84%, konstruksi sebesar 15,85%, dan jasa sebesar 2,95%.  Diversifikasi tersebut memperkuat posisi strategis WIKA Beton di berbagai segmen.  Disamping itu, WIKA Beton mencatat perolehan kontrak baru yang mencapai Rp919,9 miliar.  Perolehan ini didominasi oleh pelanggan dari pihak swasta sebesar 53,61%, disusul oleh kemitraan strategis (KSO/JO) sebesar 34,00%, BUMN sebesar 11,23%, dan WIKA sebesar 1,16%.  Dominasi pihak swasta menandakan kema...

PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan pendapatan sebesar USD 861,51 juta sepanjang tahun 2025

  PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025 dengan pertumbuhan di seluruh lini bisnis utama.  Peningkatan kinerja tercermin pada segmen transportasi gas, transportasi minyak, regasifikasi, serta transportasi LPG yang masing-masing mencatatkan kenaikan volume penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam memperkuat konektivitas jaringan pipa dengan sumber pasokan gas utama, pengembangan infrastruktur distribusi energi yang terintegrasi di sepanjang rantai bisnis, serta peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan di berbagai sektor industri dan komersial di Indonesia. Sepanjang 2025, lini bisnis transportasi gas mencatatkan volume penyaluran lebih dari 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi 2024. Sementara itu, transportasi minyak mencatatkan volume penyaluran lebih dari 174 ribu BOPD, atau tumbuh sekitar 8 per...