Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label .pendapatan

Pendapatan Usaha Jasa MargaTumbuh 7,9%

  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III 2026, didukung oleh kontribusi bisnis jalan tol dan optimalisasi operasional.  Capaian ini menjadi landasan bagi Perseroan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan usaha sekaligus memperkuat konektivitas dan kualitas layanan kepada pelanggan.  Perseroan membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp15,6 triliun, tumbuh 7,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.  Pendapatan tersebut ditopang oleh Pendapatan Tol sebesar Rp14,3 triliun atau tumbuh 6,8%, serta Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 21,5% secara tahunan ( year on year /yoy).  Pendapatan Usaha Lain didukung oleh tiga lini bisnis utama Jasa Marga, yaitu pengoperasian jalan tol, preservasi jalan tol, dan bisnis prospektif.  Seiring peningkatan pendapatan tersebut, Perseroan memfokuskan strategi kuartal ketiga pada penguatan ketahanan fundamental dan optimalisasi struktu...

PT Cemindo Gemilang Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada sembilan bulan pertama tahun 2026,

 PT Cemindo Gemilang Tbk (“Cemindo” atau “Perseroan”) terus mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada sembilan bulan pertama tahun 2026, didukung oleh peningkatan volume penjualan di tengah perbaikan kondisi pasar semen domestik.  Kinerja ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan peluang pasar secara optimalsekaligus menjaga kinerja operasional di tengah kondisi usaha yang penuh tantangan.  Pasar semen domestik Indonesia tumbuh sekitar 8,3% secara tahunan (year-on-year) pada sembilan bulan pertama tahun 2026, hal ini terutama didorong oleh proyek dan inisiatif pemerintah serta pengembangan infrastruktur industri.  Pertumbuhan pasar tersebut memberikan dukungan positif bagi bisnis Cemindo, dengan Perseroan mencatatkan pertumbuhan volume penjualan seiring dengan menguatnya permintaan domestik.  Operasi semen Perseroan di Indonesia mencatatkan peningkatan pendapatan yang didukung oleh perbaikan permintaan pasar domestik dan penjualan ekspor, dengan teta...

Pendapatan PT Ancora Indonesia Resources Tbk kuartalan sebesar USD 121,49 Juta dan EBITDA USD 19,32 Juta

  PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS.IJ), Perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang solusi terintegrasi bahan kimia dan eksplosif pertambangan, mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasi (Tidak Diaudit) untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026 sebagai bentuk komitmen Perseroan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan penyampaian informasi yang tepat waktu kepada pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Sorotan Utama -Pendapatan Konsolidasian sebesar USD 121,49 juta, stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.  - Laba Bruto sebesar USD 30,92 juta, meningkat 8% secara kuartalan (quarter-on-quarter).  - EBITDA sebesar USD 19,32 juta. meningkat 27% secara kuartalan (quarter-on-quarter).  - Laba Periode Berjalan yang Didistribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk sebesar USD 2,45 juta, berbalik positif dibandingkan rugi sebesar USD 5,01 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.  - Total Aset...

PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk alami kenaikan pendapatan

  PT Tower Bersama Infrastructure, Tbk. ("TBIG") mengumumkan laporan keuangan interim enam bulan terakhit. TBIG berhasil mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp3.460 miliar dan Rp2.953 miliar untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026. Jika triwulan kedua disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA Perseroan mencapai Rp6.970 miliar dan Rp5.950 miliar. TBIG memiliki 42.332 penyewaan dan 25.280  sites  telekomunikasi per 30 Juni 2026.  Sites  telekomunikasi milik Perseroan terdiri dari 25.172 menara telekomunikasi dan 108 jaringan DAS. Dengan angka total penyewaan pada Menara telekomunikasi sebanyak 42.224, maka rasio kolokasi ( tenancy ratio ) Perseroan menjadi 1,68x. “Momentum pertumbuhan organik kami terus berlanjut hingga kuartal kedua. Pada semester  pertama tahun ini, kami menambah 2.023 penyewaan bruto ke dalam portofolio kami, yang terdiri dari 1.417 sites telekomunikasi baru dan 606 kolokasi,” kata Hardi Wijay...

PT Panorama Sentrawisata Tbk pendapatan semester I 2026, meningkat 16%

  PT Panorama Sentrawisata Tbk (IDX: PANR), dalam rilis terbarunya menyebutkan  membukukan pendapatan sebesar Rp2,0 triliun pada Semester I 2026, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,8 triliun.  Pencapaian ini menunjukkan ketahanan model bisnis Perseroan di tengah tekanan yang masih membayangi industri pariwisata global. Sepanjang Semester I 2026, industri pariwisata dunia menghadapi tantangan yang cukup berat akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya konflik antara AS-Israel dengan Iran yang memanas sejak akhir Februari 2026.  Situasi tersebut berdampak terhadap menurunnya kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan internasional serta mempengaruhi pola permintaan perjalanan wisata pada periode-periode penting, termasuk musim libur Lebaran pada bulan Maret dan awal musim libur sekolah pada Juni–Juli. Selain mempengaruhi permintaan perjalanan, konflik geopolitik juga mendorong kenaikan harga energi, termasuk harga...

Sepanjang 2023–2025, pendapatan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk tumbuh 31,8%

  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (“GMFI” atau “Perseroan”), bagian dari Garuda Indonesia Group, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  di  Auditorium Hanggar 4 GMF .  Pemegang saham menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi sebagai langkah strategis Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya. Kuasi reorganisasi merupakan langkah administratif dan akuntansi yang dilakukan untuk menata kembali struktur ekuitas Perseroan melalui penghapusan saldo laba negatif  (retained earnings deficit)  yang berasal dari akumulasi kerugian masa lalu. Dalam laporan   Perseroan terbaru, persetujuan tersebut mencakup dua mata acara, yaitu pelaksanaan kuasi reorganisasi beserta pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor penuh melalui penurunan nilai nominal saham, serta perubahan Anggaran Dasar Perseroan. RUPSLB dihadiri oleh 117.160.915.458 suara atau sebesar ...

Pendapatan Fore Kopi Indonesia melonjak 52 %

 Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Fore Kopi Indonesia (Fore, Perseroan) meraih pendapatan sekitar 52 persen secara tahunan. Pendapatan melonjak 52% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1 triliun, didukung oleh ekspansi jumlah gerai aktif sebesar 44% YoY. EBITDA melesat 65% YoY menjadi IDR 216 miliar dari IDR 131 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring marjin EBITDA yang melebar menjadi 21,5% dari 19,7% pada 1H25. Laba bersih tumbuh 34% YoY menjadi IDR 56,5 miliar, naik dari IDR 42 miliar pada tahun sebelumnya. Total gerai aktif di bawah Fore Coffee Indonesia mencapai 363, meningkat dari 259 pada 1H25. Bersama dengan 10 gerai aktif Fore Donut dan 4 gerai aktif Fore Coffee Singapura, jaringan Grup kini mencakup 377 gerai di lebih dari 60 kota. Presiden Direktur Fore Kopi, Vico Lomar menyataakan hasil kinerja cerminan sebuah disipilin yang diterapkan di semua lini operasional.  

Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I

    Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I  Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.  Selaras dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Marga mengakselerasi pergeseran strategi dari orientasi pertumbuhan usaha berbasis infrastruktur   menuju penciptaan nilai berkelanjutan Dari data   Jasa Marga, kinerja keuangan positif yang berhasil dibukukan Jasa Marga pada awal tahun 2026.  Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I Tahun 2025.  Capaian ini didukung penuh oleh kontribusi Pendapatan Tol senilai Rp4,7 triliun serta Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 9,4% dan 24,4% dari periode sebelumnya.  Di samping itu, EBI...

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk penyesuaian pendapatan sebesar 7,5% pada tahun 2025,

  PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (IDX: DSSA) (“DSSA” atau “Perseroan”) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik  (Public Expose)  Tahunan 2026 di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta.  Di tengah normalisasi harga batu bara global yang berdampak pada penyesuaian pendapatan konsolidasi sebesar  7,5% menjadi  USD 2.791 juta pada tahun 2025 ,  Perseroan membuktikan resiliensinya melalui pertumbuhan agresif di sektor-sektor non-pertambangan. Hal ini tercermin dari kontribusi segmen infrastruktur digital dan teknologi yang melonjak dari  4,8% pada tahun 2024  menjadi  7,6% terhadap total pendapatan di tahun 2025. Realisasi kinerja tahun buku 2025 menunjukkan penguatan fundamental operasional di seluruh pilar bisnis utama Perseroan di tengah dinamika pasar komoditas global.  Pada sektor pertambangan, DSSA mencatatkan  volume produksi batu bara  sebesar  57,2 juta ton  atau  tumbuh 7,...