Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label naik

Laba Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

    PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian untuk Tahun Buku 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025.  Bank membukukan Laba Sebelum Pajak (PBT) sebesar Rp2,22 triliun, meningkat 38,9% dibandingkan tahun sebelumnya.  Laba Setelah Pajak dan Kepentingan Nonpengendali (PATAMI) naik 48,5% menjadi Rp1,66 triliun, didukung oleh biaya provisi yang terus menurun dan pengelolaan biaya yang lebih baik. Pendapatan Bunga Bersih (NII) meningkat 1,6% Y-o-Y, didukung penerapan  risk-based   pricing  yang disiplin, serta bergesernya komposisi  funding  ke pendanaan yang lebih efisien.  Marjin Bunga Bersih (NIM) tercatat sebesar 4,3% pada 2025. Pendapatan Nonbunga (NOII) juga tumbuh 8,1%, terutama ditopang oleh pendapatan Global Markets yang membaik  menjadi sebesar Rp441 miliar, serta pendapatan yang dikontribusikan dari  asset recovery  dan  wealth management . Dengan d...

PT Petrosea Tbk mencatat total pendapatan sebesar US$886,46 juta

  PT Petrosea Tbk (IDX:PTRO), sebuah perusahaan multidisiplin dengan rekam jejak lebih dari lima dekade dalam menyediakan layanan terintegrasi melalui lini bisnis Jasa Pertambangan, EPC, EPCI Minyak & Gas Lepas Pantai, serta Layanan Logistik & Dukungan, mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Pada tahun fiskal 2025, Petrosea memposisikan diversifikasi bisnis sebagai pilar strategis dalam memperkuat ketahanan dan memastikan kinerja yang berkelanjutan. Melalui inisiatif ini,p erusahaan tidak hanya memperluas aliran pendapatannya, tetapi juga mengurangi ketergantungannya pada satu segmen bisnis. Strategi ini lebih lanjut membuka peluang pertumbuhan bisnis baru, memperluas jangkauan pasar di seluruh wilayah, serta meningkatkan daya saing Perusahaan di tengah dinamika industri yang semakin kompleks. “Pencapaian ini mencerminkan efektivitas strategi Petrosea dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat fundamental kinerja di tengah berbagai tantangan. Selai...

PT Vale membukukan laba bersih sebesar AS$76,1 juta, meningkat 32% dibandingkan tahun sebelumnya

  PT Vale mencatat kinerja operasional yang solid pada tahun 2025, dengan produksi nikel dalam matte mencapai 72.027 metrik ton  sepanjang tahun.  Hasil ini menunjukkan peningkatan yang positif dibandingkan 71.311 t yang dicapai pada 2024. Secara triwulanan, produksi 4T25 tercatat sebesar 17.052 t, atau sekitar 12% lebih rendah dibandingkan 19.391 t pada 3T25, terutama disebabkan oleh kegiatan pembangunan kembali Furnace 3 yang dimulai pada November dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.  Dibandingkan dengan T24, ketika produksi mencapai 18.528 t, hasil produksi pada T25 tercatat sedikit lebih rendah, namun secara keseluruhan produksi sepanjang tahun tetap lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.  Hasil ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan dalam menjaga keandalan operasional dan mengelola produksi secara efisien sepanjang tahun.  Selain produksi utama nikel matte, PT Vale juga terus mencatat kemajuan dalam memperluas portofolio komersialnya tahun ...

Ada kenaikan laba PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk

  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI: GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, hari ini mengumumkan kinerja keuangan kuartal keempat dan tahun buku 2025.  Perseroan berhasil melampaui pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan   tahun 2025 sebesar Rp1,8-1,9 triliun, dan menetapkan pedoman untuk tahun buku 2026 naik 59-69% menjadi Rp3,2-3,4 triliun.   Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo , menyatakan: “Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal keempat dan selama tahun 2025, dengan GTV inti meningkat 49% secara tahunan dan EBITDA yang disesuaikan 3  mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah kami tetapkan. Seiring berlanjutnya momentum ini, kami menetapkan pedoman EBITDA yang disesuaikan 3  untuk 2026 di kisaran Rp3,2–3,4 triliun.”   “Pertumbuhan laba diperkirakan akan terus berlanjut di seluruh lini bisnis  Financial Technology  dan  On-Demand Services  sepanjang 2026. Untuk unit usaha...