PT AirAsia Indonesia Tbk (“AAID/CMPP”) mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal pertama tahun 2026 (“1Q26”), dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 2,11 triliun, meningkat 5,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan berhasil menekan kerugian hingga 52,7%, seiring dengan langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pesawat serta optimalisasi jaringan penerbangan. Pertumbuhan pendapatan Perseroan didukung oleh penyesuaian strategis jaringan melalui anak perusahaannya, Indonesia AirAsia, yang berfokus pada rute internasional dan domestik dengan kontribusi pendapatan yang lebih optimal. Optimalisasi ini menghasilkan peningkatan signifikan sebesar 11,4% pada Revenue per Available Seat Kilometre (RASK), yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memaksimalkan pendapatan dari kapasitas yang tersedia. Total pendapatan mencapai Rp 2,11 triliun, dengan k...