Langsung ke konten utama

PT Bursa Efek Indonesia laba bersih tumbuh 59,4% secara tahunan

 

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 secara hybrid di Jakarta  yang dihadiri oleh 90 Pemegang Saham atau mewakili 100% hak suara

Rapat secara aklamasi menyetujui tiga agenda utama, termasuk pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2025 yang mencatatkan rekor laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Bursa sebesar Rp1,07 triliun, atau tumbuh 59,4% secara tahunan (yoy)

Di tengah volatilitas paruh pertama tahun 2025 akibat tekanan eksternal global, sinergi kebijakan stabilisasi pasar bersama OJK berhasil membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih pada paruh kedua hingga mencetak 24 kali rekor All-Time High (ATH) dengan level tertinggi 8.711

Pertumbuhan ini juga ditopang oleh lonjakan transaksi harian saham rata-rata sebesar Rp18,1 triliun, peningkatan penggalangan dana IPO senilai Rp18,1 triliun, serta ekspansi masif jumlah investor pasar modal yang melesat 37% hingga mencapai 20,3 juta investor per akhir tahun 2025.

Selain mengesahkan pencapaian kinerja keuangan dan operasional, RUPST 2026 juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja (Ernst & Young Global Limited) untuk Tahun Buku 2026

Pada agenda penutup, rapat secara resmi menetapkan susunan Anggota Direksi Perseroan untuk masa bakti 2026–2030 berdasarkan Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jajaran manajemen baru dipimpin oleh Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama, didampingi Saidu Solihin (Direktur Penilaian Perusahaan), Irvan Susandy (Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa), Yulianto Aji Sadono (Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan), Abdul Munim (Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko), Iding Pardi (Direktur Pengembangan), dan Umi Kulsum (Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum)

Melalui penetapan nakhoda baru ini, Bursa menegaskan komitmen penuhnya untuk melanjutkan reformasi pasar, memperkuat resiliensi infrastruktur, serta mempercepat transformasi menuju ekosistem bursa yang modern, inklusif, dan berdaya saing global.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.