Menjelang Imlek sekitar 537.181 kendaraan meninggalkan
Jabotabek melalui empat Gerbang Tol
(GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT
Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung).
Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, masyarakat
untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan
kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang kami sediakan
secara real time termasuk melalui aplikasi Travoy.
Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga
arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 255.591 kendaraan (47,6 persen) menuju
arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 152.393 kendaraan (28,4 persen) menuju
arah Barat (Merak) dan 129.197 kendaraan (24,0 persen) menuju arah Selatan
(Puncak).
Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol
Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 119.532 kendaraan, naik sebesar 31,37 persen
dari lalin normal.
Adapun untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek
menuju ke tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 255.591 kendaraan (47,6
persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 152.393 kendaraan (28,4
persen) menuju arah Barat (Merak) dan 129.197 kendaraan (24,0 persen) menuju
arah Selatan (Puncak).
Melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan
jumlah 119.532 kendaraan, naik sebesar 31,37 persen dari lalin normal.
Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan arus kendaraan
menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui GT Cikampek Utama, sebanyak 34.049
kendaraan meningkat 26,99 persen dari lalin normal dan GT Kalihurip Utama,
sebanyak 41.587 kendaraan meningkat 36,7 persen dari lalin normal.
Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk
mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Tahun Baru Imlek dengan baik.

Komentar
Posting Komentar