Langsung ke konten utama

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,59 triliun

 PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (IDX:CMRY) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,59 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Dairyland Riverside, Bogor.

Nilai tersebut setara dengan 78,06% dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp 2,03 triliun.

Dari total dividen tersebut, Cimory telah membayarkan dividen interim sebesar Rp 793,47 miliar pada Oktober 2025.

Sedangkan dividen final ditetapkan sebesar Rp 100 per saham yang dijadwalkan didistribusikan pada 30 April 2026 mendatang kepada pemegang saham yang terdaftar dalam recording date per 21 April 2026.

Sementara, sisa dari laba bersih akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha ke depan


Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.

RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan dan pengurusan selama tahun 2025.

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 6 Desember 2021, menghimpun dana bersih sekitar Rp3,58 triliun dari IPO. 

Saham dilepas di harga Rp3.080 per saham, dengan fokus penggunaan dana untuk ekspansi kapasitas produksi, jaringan distribusi, dan modal kerja hingga 2024. 

Saat ini harga saham  Cimory Rp 4470 perlembar

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) didirikan pada tahun 1993 di Cisarua, Jawa Barat. Perusahaan ini memproduksi produk susu dan daging olahan, terutama yoghurt dan sosis premium. 

Perusahaan ini memproduksi produk daging olahan premium dengan merek Kanzler, antara lain Kanzler Sosis, Kanzler Nugget, serta Kanzler Single Sausage dan Single Bakso. Merek lain adalah 'Besto', pilihan yang lebih terjangkau untuk produk sosisnya. 

Di bagian produk susu, perusahaan ini terkenal dengan produk susu dan yogurt dengan merek 'Cimory'. Grup juga mengelola beberapa restoran di Bogor, Semarang, dan Pasuruan. Perusahaan memiliki beberapa fasilitas produksi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.






.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...