Langsung ke konten utama

PT Barito Renewables Energy Tbk profitabilitas yang tetap terjaga.

 PT Barito Renewables Energy Tbk ("Barito Renewables", "BREN", atau "Perseroan")  mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. 

Perseroan terus mencatatkan kinerja keuangan yang solid, didukung oleh operasional panas bumi yang stabil, kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio angin, serta konsistensi dalam menjalankan strategi pertumbuhan Perseroan. 

Hendra Soetjipto Tan, CEO Barito Renewables, menyampaikan: “Kami dengan bangga melaporkan kinerja yang solid selama sembilan bulan pertama tahun 2026. Portofolio panas bumi kami terus menghasilkan pembangkitan listrik yang stabil dan andal, sementara segmen angin tetap memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan secara keseluruhan. Ketangguhan aset operasional kami telah mendorong peningkatan pendapatan, perbaikan marjin, serta pertumbuhan profitabilitas sepanjang periode tersebut. Pada bulan Oktober, kami juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Darajat Unit 3, yang semakin memperkuat portofolio panas bumi kami dan meningkatkan total kapasitas terpasang panas bumi menjadi 935,55 MW. Pencapaian ini menunjukkan manfaat dari optimalisasi aset yang telah beroperasi seiring dengan semakin dekatnya Perseroan terhadap target kapasitas panas bumi sebesar 1 GW. Ke depan, kami akan terus berfokus pada keunggulan operasional, pengembangan proyek-proyek ekspansi, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.” 

Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026, Perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$501 juta, meningkat 9,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didukung oleh kinerja yang konsisten di seluruh portofolio energi terbarukan Perseroan. 

EBITDA meningkat 10,9% menjadi US$442 juta, dengan marjin EBITDA membaik menjadi 88,2% dari 87,1% pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional serta profitabilitas yang tetap terjaga. 

Laba bersih setelah pajak meningkat 21,8% menjadi US$161 juta, didorong oleh peningkatan laba operasional serta didukung oleh penurunan beban keuangan. 

Perseroan juga terus memperkuat posisi keuangannya, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas (Net Debt-to-Equity) membaik menjadi 1,60x dibandingkan 1,87x pada akhir tahun 2025. 

Secara operasional, Perseroan terus mempertahankan kinerja yang andal di seluruh aset panas buminya sekaligus melanjutkan inisiatif peningkatan kapasitas pembangkit. 

Setelah berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada awal tahun ini, Perseroan kembali mencapai tonggak penting dengan diselesaikannya proyek retrofit Darajat Unit 3 pada Oktober 2026. 

Proyek tersebut meningkatkan kapasitas pembangkitan unit dari 122 MW menjadi 130,55 MW, sehingga total kapasitas terpasang panas bumi Perseroan meningkat menjadi 935,55 MW. Proyek retrofit ini berhasil diselesaikan sesuai jadwal tanpa adanya insiden keselamatan kerja, menunjukkan komitmen Perseroan terhadap keunggulan operasional serta pelaksanaan proyek yang efektif. 

Dengan portofolio operasional yang tangguh, posisi keuangan yang semakin kuat, serta kemajuan berkelanjutan dalam strategi ekspansi panas bumi, BREN tetap berkomitmen untuk menyediakan energi terbarukan yang andal dan mendukung transisi energi Indonesia. 

Perseroan akan terus mengupayakan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

Ada rencana akusisi,Bursa Efek Indonesia memantau saham PT Oxala Energy International Tbk

Dalam informasi Bursa Effek Indonesia nomor Peng-UMA-00275/BEI.WAS/09-2026 menjelaskan peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar Untuk perlindungan investor, dengan ini di informasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham PIPA, kami ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut ...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.