Langsung ke konten utama

Kuartal III 2026, Pendapatan HIS Tumbuh Dua Kuartal Berturut -turut

 PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (“Perseroan”; “HIS”; IDX ticker: “HAIS”), perusahaan penyedia jasa logistik dan transportasi laut di Indonesia, mencatatkan pendapatan Rp221,11 miliar pada kuartal III 2026, meningkat 5,57% dibandingkan Rp209,45 miliar pada kuartal II. 

Capaian ini melanjutkan pertumbuhan pendapatan dari Rp162,90 miliar pada kuartal I, sekaligus menandai peningkatan selama dua kuartal berturut -turut.

Secara kumulatif, HIS membukukan pendapatan Rp593,46 miliar dan laba bersih konsolidasian Rp20,35 miliar sepanjang Januari –September 2026 . 

Dari sisi operasional, volume kargo yang diangkut pada kuartal III 2026 mencapai 2,67 juta metrik ton (MT), naik 1 2,95 % dibandingkan 2,36 juta MT pada kuartal sebelumnya. Kargo grup berkontribusi sebesar 75 ,43 % terhadap volume angkutan kuartal III, sementara kargo nongrup menyumbang 2 4,57 %

Pencapaian tersebut berlangsung di tengah tekanan harga bahan bakar yang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan biaya operasional. 

Untuk menjaga kelancaran kegiatan pengangkutan, HIS terus mengevaluasi sumber pasokan bahan bakar yang andal dan komp etitif, dengan fokus pada keamanan pasokan serta ketepatan pemenuhan kebutuhan armada. 

Langkah ini diarahkan untuk mengendalikan biaya sekaligus menjaga kesinambungan operasional dan layanan kepada pelanggan. HIS terus menjalankan pengendalian beban umum dan administrasi, yang pada periode Januari - September 2026 turun 23,79% menjadi Rp47,84 miliar dari Rp62,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya . 

Rasio beban umum dan administrasi terhadap pendapatan turut membaik menjadi 8,06%, dari sebelumnya 9,49%. 

“Peningkatan pendapatan dan volume angkutan menjadi dasar untuk melanjutkan perbaikan. Fokus kami adalah memperkuat kontribusinya terhadap profitabilitas melalui evaluasi biaya pengangkutan, optimalisasi armada, dan pengelolaan rute, dengan tetap menjaga keselamatan serta keandalan layanan,” ujar Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk , Rickie.

Dari sisi keuangan, HIS menghasilkan arus kas operasi positif Rp124,90 miliar sepanjang Januari - September 2026 , dibandingkan Rp146,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Arus kas operasi yang tetap positif memberikan kontribusi bagi  busi bagi pemenuhan kebutuhan operasional dan investasi Persero

Periode kuartal III, penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp264,82 miliar, meningkat 2,85% dibandingkan Rp257,47 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 Sementara itu, saldo piutang usaha neto pada akhir September tercatat Rp170,98 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp195,24 miliar pada akhir Juni 2026. 

Kas dan setara kas Perseroan mencapai Rp109,19 miliar pada akhir September 2026, meningkat 29,51% dibandingkan Rp84,32 miliar pada akhir Juni. 

Perubahan posisi kas tersebut mencerminkan keseluruhan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan Perseroan, termasuk penerimaan pinjaman bank. 

“Pengelolaan keuangan kami diarahkan untuk menjaga ketersediaan dana bagi operasional, memenuhi kewajiban, dan mendukung investasi secara terukur. Kami terus mencermati keseimbangan antara kas yang dihasilkan dari kegiatan usaha, kebutuhan investasi, serta penggunaan pendanaan,” jelas Rickie. 

Dari sisi keuangan, HIS menghasilkan arus kas operasi positif Rp124,90 miliar sepanjang Januari - September 2026 , dibandingkan Rp146,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Arus kas operasi yang tetap positif memberikan kontribus pemenuhan kebutuhan operasional dan investasi Perseroan.

Periode kuartal III, penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp264,82 miliar, meningkat 2,85% dibandingkan Rp257,47 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara itu, saldo piutang usaha neto pada akhir September tercatat Rp170,98 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp195,24 miliar pada akhir Juni 2026. 

Kas dan setara kas Perseroan mencapai Rp109,19 miliar pada akhir September 2026, meningkat 29,51% dibandingkan Rp84,32 miliar pada akhir Juni. 

Perubahan posisi kas tersebut mencerminkan keseluruhan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan Perseroan, termasuk penerimaan pinjaman bank. 

“Pengelolaan keuangan kami diarahkan untuk menjaga ketersediaan dana bagi operasional, memenuhi kewajiban, dan mendukung investasi secara terukur. Kami terus mencermati keseimbangan antara kas yang dihasilkan dari kegiatan usaha, kebutuhan investasi, serta penggunaan pendanaan,” jelas Rickie. 

HIS juga melanjutkan pengembangan kapasitas layanan melalui pembangunan floating loading facility (FLF) oleh entitas anak dan perusahaan patungan , yang mencapai progress konstruksi 83,35% pada akhir September 2026. 

Penyelesaian konstruksi diperkirakan pada 2026. Sepanjang Januari –September 2026 , penambahan aset dalam penyelesaian untuk FLFtercatat Rp139,45 miliar, sementara penambahan aset kapal mencapai Rp68,68 miliar. 

Pengembangan ini diarahkan untuk memperluas layanan logistik maritim terintegrasi dan membuka peluang pendapatan baru setelah fasilitas siap beroperasi. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

Ada rencana akusisi,Bursa Efek Indonesia memantau saham PT Oxala Energy International Tbk

Dalam informasi Bursa Effek Indonesia nomor Peng-UMA-00275/BEI.WAS/09-2026 menjelaskan peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar Untuk perlindungan investor, dengan ini di informasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham PIPA, kami ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut ...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.