Langsung ke konten utama

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) canangkan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)


 PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dalam rilis terbarunya menyebutkan mendukung dan berkontribusi aktif dalam Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Pemerintah melalui penyaluran KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan pembiayaan rumah subsidi yang mudah diakses bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga semakin banyak masyarakat dapat memiliki hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau.

Sejak merger hingga saat ini BSI telah menyalurkan lebih dari 25ribu unit KPR Sejahtera FLPP atau sekitar Rp3,6 triliun ke wilayah seluruh Indonesia yang didominasi di wilayah Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. 

Saat ini, BSI menduduki urutan pertama secara nasional dalam persentase pencapaian target penyaluran unit FLPP dari target 3.283 unit di tahun 2026 atau sekitar 66% dari target tahunan.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan "Rumah menjadi salah satu fondasi kehidupan berkelanjutan. Untuk itu, Melalui program ini kami semakin memperkuat peran Bank Syariah Indonesia untuk memberikan kemudahan kebutuhan dasar dengan skema pembiayaan syariah", ujarnya.

Bob menegaskan Pihaknya serius mengemban amanah ini dengan menyiapkan lebih dari 700 developer rekanan terpercaya sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman memilih rumah yang memiliki kualitas baik,legalitas aman dan lokasi tetap strategis.

Menindaklanjuti penyaluran di tahun ini, BSI hadir dalam acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp880 miliar yang dilaksanakan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

BSI turut berpartisipasi dengan melibatkan 1.213 nasabah dari total 62.000 nasabah yang mengikuti akad massal secara nasional. Partisipasi tersebut menjadi wujud nyata dukungan BSI dalam menyukseskan program pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah melalui pembiayaan syariah.

Keikutsertaan BSI pada seremoni nasional ini semakin mempertegas komitmen perseroan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah, 

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP Tapera, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan Program Tiga Juta Rumah. BSI optimistis penyaluran KPR Sejahtera FLPP akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak. Melalui pembiayaan syariah yang inklusif dan berkelanjutan, BSI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan hunian berkualitas menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

Secara nasional, Total Penyaluran griya BSI mencapai Rp 61,2 triliun. Secara komposisi secara nasional penyaluran KPR FLPP BSI mencapai Rp 5,7 Triliun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.