Langsung ke konten utama

Orbis International dan AirAsia Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata di Asia Pasifik

 Orbis International, organisasi non profit global di bidang kesehatan mata, dan AirAsia Group menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat sistem layanan kesehatan mata serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata di kawasan Asia Pasifik. 

Dalam rilis terbaru Air Asia  dijelaskan melalui kemitraan ini, AirAsia  memberikan dukungan penerbangan senilai US$100.000 per tahun selama lima tahun ke depan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program Orbis di kawasan Asia Pasifik. 

Dengan dukungan tersebut, Orbis dapat memperluas kolaborasi bersama rumah sakit, kementerian kesehatan, institusi pelatihan, dan tenaga kesehatan mata di berbagai negara dalam upaya memperkuat layanan kesehatan mata. 

Selain itu, AirAsia juga akan mendukung peningkatan kesadaran mengenai gangguan penglihatan yang dapat dicegah serta pentingnya membangun sistem layanan kesehatan mata yang berkelanjutan.

Kemitraan ini terjalin di tengah meningkatnya tantangan di bidang kesehatan mata di kawasan Asia Pasifik. 

Pertumbuhan jumlah penduduk, meningkatnya kasus penyakit kronis, keterbatasan tenaga kesehatan, serta belum meratanya akses terhadap layanan kesehatan mata mendorong perlunya solusi yang berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing negara. 

Selama ini, Orbis telah menjalankan berbagai program jangka panjang di sejumlah negara di Asia, termasuk Bangladesh, Tiongkok, India, dan Vietnam, yang juga menjadi bagian dari jaringan operasional AirAsia. 

Selama lebih dari 40 tahun, Orbis menghadirkan inovasi di bidang kesehatan mata melalui Flying Eye Hospital, rumah sakit pendidikan terakreditasi di bidang kesehatan mata yang beroperasi di dalam pesawat. 

Melalui kemitraan dengan AirAsia, Orbis akan memperkuat berbagai inisiatifnya, mulai dari Flying Eye Hospital, platform layanan kesehatan digital dan pembelajaran daring Cybersight, hingga berbagai program bersama mitra lokal di sejumlah negara. 

Dengan memadukan jangkauan luas AirAsia di Asia Pasifik dan pengalaman Orbis dalam meningkatkan layanan kesehatan mata, kemitraan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata sekaligus memperkuat sistem kesehatan yang berkelanjutan di kawasan.

"Kami menyambut baik kemitraan strategis bersama AirAsia untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan mata di kawasan Asia Pasifik. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, memperkuat kapasitas layanan kesehatan mata di berbagai negara, serta mendukung tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi. Kami percaya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Kathleen Sherwin, President & CEO Orbis International. 

"AirAsia percaya bahwa peran kami tidak hanya menghubungkan satu destinasi dengan destinasi lainnya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami bangga dapat bermitra dengan Orbis untuk mendukung upaya memperluas akses terhadap layanan kesehatan mata di Asia Pasifik," ujar Bo Lingam, Group CEO AirAsia Group. 

"Dengan menggabungkan jangkauan jaringan AirAsia dan keahlian Orbis, kami berharap lebih banyak masyarakat dapat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan mata, pelatihan, dan teknologi yang mereka butuhkan. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kawasan."

Seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan mata yang berkualitas di kawasan Asia Pasifik, Orbis terus berupaya menghadirkan solusi yang berkelanjutan. 

Melalui dukungan AirAsia, Orbis dapat memperluas jangkauan program, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung layanan kesehatan mata di berbagai komunitas, sekaligus memperkuat sistem kesehatan mata yang lebih tangguh di masa depan



.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.