Langsung ke konten utama

Garuda Indonesia rute langsung Bandung–Denpasar dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung

 Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia terus memperkuat transformasi kinerja melalui optimalisasi jaringan penerbangan domestik.

Dalan laporan rilis terbaru langkah tersebut kali ini direalisasikan melalui pengoperasian kembali rute langsung Bandung–Denpasar pulang-pergi mulai Jumat, 14 Agustus 2026. 

Pengoperasian rute ini sekaligus menandai kembalinya layanan Garuda Indonesia dari Bandara Husein Sastranegara, sejalan dengan rampungnya proses reaktivasi bandara tersebut untuk melayani penerbangan jet komersial setelah sebelumnya ditutup sejak Oktober 2023.

Penerbangan perdana pada Jumat (14/8) akan diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara pada pukul 11.30 WIB dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 14.20 WITA, sementara untuk rute sebaliknya diberangkatkan pada pukul 09.10 WITA dari Bali menuju Bandung dan dijadwalkan tiba pukul 10.00 WIB.

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan mengatakan, pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Perusahaan menghadirkan jaringan penerbangan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas portofolio bisnis.

“Pembukaan kembali rute Bandung–Denpasar tidak hanya memperkuat konektivitas langsung Jawa Barat dan Bali, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi kinerja Garuda Indonesia untuk memastikan setiap rute dikembangkan berdasarkan kebutuhan pasar, kesiapan operasional, dan potensi kontribusinya terhadap kinerja Perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Glenny.

Glenny menambahkan, “Didukung oleh potensi pertumbuhan aktivitas pariwisata Bali dan Bandung yang tumbuh konsisten secara berkelanjutan dari tahun ke tahun, hal tersebut merefleksikan besarnya ruang pertumbuhan mobilitas antara Jawa Barat dan Bali. Sehingga hadirnya penerbangan langsung ini diharapkan akan memberikan kemudahan terutama bagi wisatawan dari Bali untuk eksplor destinasi unggulan Jawa Barat.” Kehadiran rute ini diharapkan turut mendorong arus wisatawan, pelaku usaha, serta produk ekonomi kreatif di kedua wilayah. Posisi Bali sebagai salah satu gerbang utama penerbangan internasional juga membuka peluang optimalisasi trafik wisatawan mancanegara menuju Jawa Barat.

Rute Bandung–Denpasar selanjutnya akan dilayani empat kali setiap minggu, yakni pada Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu, menggunakan Boeing 737-800NG dengan konfigurasi 12 kursi kelas bisnis dan 150 kursi kelas ekonomi.

Adapun untuk selanjutnya, penerbangan dari Bandung menuju Denpasar akan dilayani dengan GA-334 dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung dijadwalkan berangkat pukul 13.10 WIB dan tiba di Denpasar pukul 15.55 WITA. 

Sementara penerbangan dari Denpasar menuju Bandung akan dilayani dengan GA-335 keesokan harinya yang akan diberangkatkan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 11.35 WITA dan tiba di Bandara Husein Sastranegara pukul 12.25 WIB.

Perkuat Konektivitas Garuda Indonesia Group di Jawa Barat Pengoperasian kembali layanan Garuda Indonesia turut memperkuat presensi Garuda Indonesia Group di Bandung. Selain Garuda Indonesia, Citilink akan mulai mengoperasikan penerbangan dari Bandung menuju sejumlah destinasi mulai 17 Agustus 2026. Kehadiran kedua maskapai tersebut menjadi bagian dari sinergi Group dalam menyediakan pilihan layanan yang semakin luas dan relevan bagi berbagai segmen pengguna jasa, sekaligus mengoptimalkan potensi pasar Jawa Barat.

“Melalui kehadiran Garuda Indonesia dan Citilink, kami ingin menghadirkan pilihan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi ini sekaligus memperkuat upaya Garuda Indonesia Group dalam membangun ekosistem penerbangan yang terintegrasi, kompetitif, dan memberikan kontribusi nyata terhadap konektivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Glenny.

Tiket penerbangan Bandung–Denpasar pulang-pergi telah tersedia sejak 28 Juli 2026 Center Garuda Indonesia, kantor penjualan, serta mitra agen perjalanan resmi Garuda Indonesia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.