Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mematangkan persiapan peluncuran ETF Emas. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan minat industri terhadap instrumen ini cukup tinggi. Sampai sekarang ada tujuh perusahaan manajer investasi (MI) telah mengajukan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas.
”Saat ini ada tujuh manajer investasi yang telah menyampaikan permohonan perjanjian pendahuluan pencatatan ETF Emas kepada BEI,” ujar Jeffrey
Optimisme terhadap ETF Emas didasari oleh kebutuhan pasar yang nyata. Pada Agustus 2024, BEI pernah melakukan survei yang melibatkan ratusan investor individu dan puluhan investor institusi seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, perusahaan efek, maupun korporasi non-keuangan.
Hasil survei menunjukkan, ETF Emas secara konsisten menempati urutan teratas sebagai produk yang paling diminati dibanding variasi ETF lainnya.

Komentar
Posting Komentar