Langsung ke konten utama

Sepanjang kuartal pertama tahun 2026, Petrosea mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 84,24%

 PT Petrosea Tbk (IDX:PTRO) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan melalui berbagai inisiatif pada pilar kesehatan. 

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, sejak tahun 2023 Petrosea secara konsisten melaksanakan program pencegahan stunting di berbagai lokasi proyek Perusahaan melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di sekitar wilayah operasional. 

Program ini merupakan bagian dari NUTRISEA (Nutrition, Treatment and Resilience Initiative from Petrosea), yaitu inisiatif CSR terintegrasi Perusahaan yang dilaksanakan di berbagai wilayah operasional untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. 

Inisiatif ini mencakup program preventif, peningkatan gizi, penguatan ketahanan pangan keluarga, serta edukasi kesehatan yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama fasilitas kesehatan, posyandu, sekolah, pemerintah desa dan kader kesehatan lokal. 

Petrosea secara aktif mendukung pencapaian target pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting nasional melalui pelaksanaan program pencegahan stunting. 

Seiring dengan tren penurunan prevalensi stunting nasional dalam dua tahun terakhir, upaya percepatan penurunan stunting tetap menjadi prioritas kesehatan nasional yang memerlukan keberlanjutan dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. 

Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14,2% sebagai bagian dari upaya menuju target jangka panjang sebesar 5% pada tahun 2045. 

Komitmen Petrosea dalam menjalankan program CSR yang berkelanjutan turut didukung oleh kinerja keuangan dan operasional Perusahaan yang kuat. 

Sepanjang kuartal pertama tahun 2026, Petrosea mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 84,24% menjadi US$ 284,13 juta dibandingkan US$ 154,21 juta pada periode yang sama tahun 2025. 

Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 50,54% menjadi US$ 1,38 juta. 

Kontribusi terbesar pendapatan Perusahaan berasal dari lini bisnis Jasa Pertambangan yang mencapai US$ 140,57 juta, diikuti oleh lini bisnis EPC yang mencatat pendapatan sebesar US$ 106,43 juta, serta lini bisnis EPCI Migas Lepas Pantai sebesar US$ 13,59 juta. 

Petrosea terus memperkuat penerapan operational excellence melalui berbagai inisiatif peningkatan produktivitas operasional, optimalisasi efisiensi, pengembangan teknologi dan digitalisasi, serta implementasi standar Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten di seluruh area operasional guna mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

PT Petrosea Tbk (PTRO) adalah perusahaan pertambangan, infrastruktur, dan jasa minyak & gas yang didirikan pada tahun 1972. Perusahaan diakuisisi oleh Caraka Reksa Optima dari Indika Energy pada tahun 2022




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.