PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA.Perseroan) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 23,5 miliar yang berasal dari saldo laba ditahan Perseroan.
Perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp 5 per saham, yang mencerminkan dividend yield sebesar 0,31% berdasarkan harga penutupan saham
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Perseroan menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, termasuk pengangkatan Bapak Fentony sebagai Komisaris yang berlaku efektif sejak ditutupnya rapat.
Sebelum bergabung dengan Perseroan, Bapak Fentony menjabat sebagai Komisaris PT TCP Internusa.
"Kami memperkirakan kinerja SSIA pada tahun 2026 akan didorong oleh konversi penjualan pemasaran (marketing sales) yang kuat dari Subang Smartpolitan menjadi pendapatan, yang didukung oleh berlanjutnya pemulihan yang solid pada segmen perhotelan seiring peningkatan kinerja operasional Paradisus by MeliĆ” Bali sejak resmi beroperasi pada Februari tahun ini," ujar Johannes Suriadjaja, Presiden Direktur SSIA,
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), para pemegang saham juga menyetujui pelaksanaan Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Ownership Program/MESOP) melalui penerbitan saham baru dengan jumlah maksimum kurang dari 5% dari total saham yang telah diterbitkan Perseroan saat ini.
Johannes Suriadjaja menyatakan, "Program MESOP ini akan diberikan kepada seluruh individu berkinerja tinggi di lingkungan Grup SSIA, mulai dari tingkat manajer hingga jajaran eksekutif puncak (C-Level). Harga pelaksanaan akan mengikuti peraturan yang berlaku dan ditetapkan tidak kurang dari 90% dari rata-rata harga penutupan saham SSIA selama 25 Hari Bursa berturut-turut sebelum periode pelaksanaan."
Pada kuartal pertama tahun 2026, SSIA mencatatkan titik balik kinerja yang kuat secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 35% menjadi Rp 1,446 triliun, yang menandai kembalinya Perseroan ke jalur pertumbuhan.
Kinerja positif tersebut didorong oleh segmen properti yang melonjak 202,1% menjadi Rp 494,9 miliar serta segmen perhotelan yang tumbuh 59,2% menjadi Rp 162,5 miliar. Sementara itu, segmen konstruksi masih mencatatkan kinerja yang relatif lebih rendah pada kuartal pertama akibat periode Ramadan dan Hari Raya Idulfitri pada bulan Maret yang memperlambat pelaksanaan proyek, pengakuan pendapatan, dan aktivitas pekerjaan dalam proses .
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) bergerak dalam bidang usaha real estat,kawasan industri, pengelolaan gedung dan perhotelan.
Didirikan pada bulan Juni 1971 dengan nama PT Multi Investments Limited yang kemudian berubah menjadi nama saat ini pada tahun 1995

Komentar
Posting Komentar