Langsung ke konten utama

PT BSA Logistics Indonesia Tbk membangun gudang baru di Cakung, Jakarta Timur

 PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA,Perseoan ) membukukan kinerja keuangan yang kuat sepanjang tahun buku 2025. 

Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp2,1 triliun, tumbuh 20,51% year-on-year (YoY), sementara laba bersih melonjak 342,99% menjadi Rp45,3 miliar.

Capaian ini menegaskan trajektori pertumbuhan WBSA sebagai penyedia jasa logistik terintegrasi yang terus memperluas skala operasionalnya secara konsisten.

“Keberhasilan ini didorong oleh strategi penguatan jaringan usaha Perseroan yang kini tersebar luas di berbagai wilayah strategis, serta peningkatan kapabilitas operasional secara berkelanjutan,” ujar Direktur Utama WBSA Edwin Wibowo.

Sejumlah ekspansi operasional turut dirampungkan sepanjang 2025. WBSA membuka cabang baru di Makassar untuk memperkuat penetrasi di kawasan Indonesia Timur, sekaligus menyelesaikan pembangunan gudang baru seluas 5.000 m² di Cakung, Jakarta yang menambah kapasitas penyimpanan Perseroan.

Seluruh capaian tersebut dipaparkan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Hotel Santika Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pengesahan Laporan Tahunan dan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan juga menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

Sementara dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui rencana perubahan status hukum Perseroan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Langkah ini diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kemitraan domestik dan memperkuat posisi WBSA dalam ekosistem logistik nasional.

Memasuki 2026, manajemen tetap optimis dengan prospek bisnis industri logistik. Meningkatnya permintaan layanan logistik end-to-end dan multimoda dinilai sejalan dengan kapabilitas inti WBSA, memberikan landasan kuat bagi Perseroan untuk terus memperdalam penetrasinya di pasar domestik.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan dan partisipasi publik yang luar biasa, mulai dari proses IPO hingga suksesnya penyelenggaraan RUPS hari ini. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders,” ujar Komisaris Utama WBSA Andree.

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) juga berencana mengakuisisi 99,99% saham PT Bermuda Nusantara Logistik dengan nilai transaksi mencapai Rp215 miliar. Dana akuisisi akan berasal dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertamina NRE dapat dividen dari CREC

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pertamina New & Renewabke Energy (Perseroan, Pertamina NRE) setelah mengakusisi 20 persen Citicore Renewable Energy Corporatin (CREC) Filipina 2025, tahun ini memperoleh dividen sering meningkatnya kinerja perusahaan dan naiknya harga saham CREC Dalam triwulan II tahun 2026,ada kenaikan kapitalisaso CREC 50 persen dar USD 600 juta menjadi USD 900 juta Sementara itu disisi lain,p embangunan tahap pertama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, telah mencapai progres 75%.  Pada tahap I ini, PLTS dibangun dengan kapasitas 400 kWp dan didukung sistem baterai 600 kWh dan pada tahap II akan dibangun PLTS 600 kWp dan baterai 400 kwh, sehingga total pengembangan keseluruhan sebesar 1 MWp dengan baterai 1 MWh.  Seluruh panel surya telah terpasang 100 persen di lokasi proyek, sementara sistem baterai telah berhasil dikirim dan me...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...