Langsung ke konten utama

Laba PT Diamond Food Indonesia, Tbk.meningkat 18,47%

PT Diamond Food Indonesia, Tbk.. (“DMND” atau “Diamond”Perseroan) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan . Dalam Rapat, Direksi DMND menyampaikan kinerja operasional dan keuangan DMND untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025  serta membahas agenda rutin. 

Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi sebesar 5,4%, yang terutama didorong oleh konsumsi domestik dan investasi. 

“Merespons kondisi tersebut, Perseroan terus mendorong inovasi dan transformasi digital agar dapat beradaptasi secara lebih efektif terhadap kebutuhan konsumen dan dinamika pasar, ujar Philip Min Lih Chen, Presiden Direktur DMND.

Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp11,1 triliun, meningkat 13,1% atau Rp1,3 triliun dibandingkan Rp9,81 triliun pada tahun 2024. yang didorong oleh peningkatan penjualan produk-produk bermerek. 

Laba Perseroan tercatat sebesar Rp431,18 miliar, meningkat 18,47% atau Rp67,23 miliar dibandingkan Rp363,94 miliar pada tahun 2024.

Total aset Perseroan mencapai Rp8,31 triliun, meningkat 11,5% atau Rp859,79 miliar dibandingkan Rp7,45 triliun per 31 Desember 2024. 

Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan aset tidak lancar yang berasal dari akuisisi aset tetap. Total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp1,73 triliun, meningkat 38,9% atau Rp486,7 miliar dibandingkan Rp1,25 triliun per 31 Desember 2024, sejalan dengan meningkatnya aktivitas operasional dan kebutuhan modal kerja Perseroan. 

Sementara itu, total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 mencapai Rp6,58 triliun, meningkat 6% atau Rp373,1 miliar dibandingkan Rp6,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam Rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai dengan total nilai Rp71.012.692.500, atau setara dengan Rp7,5 per saham

Sisa laba Perseroan dialokasikan sebagai cadangan dan laba ditahan guna mendukung kegiatan usaha serta pengembangan Perseroan di masa mendatang.

PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) adalah perusahaan makanan dan minuman yang didirikan pada tahun 1995 di Tangerang. 

Melalui anak perusahaannya, perusahaan memproduksi produk susu, penganan, daging dan makanan laut, buah-buahan, sayuran dan produk turunannya, grosir, dan roti.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.