Langsung ke konten utama

Indonesia AirAsia Hadirkan Terbang Langsung dari Bali Menuju Melbourne, Victoria, Australia

 Maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi Skytrax selama 16 tahun berturut-turut, Indonesia AirAsia, mengumumkan rute internasional terbarunya yang menghubungkan Bali dan Melbourne, Victoria, Australia. Penerbangan ini akan beroperasi setiap hari mulai 20 Maret 2026, hal ini menjadi langkah penting dalam perluasan jaringan Asia dan Australia yang dibuka pada tahun tersebut.

“Melbourne merupakan salah satu destinasi paling populer bagi wisatawan, pelajar, dan pebisnis asal Indonesia, sekaligus pasar utama bagi pariwisata Bali. Pembukaan rute ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kami untuk memperkuat jaringan internasional dan memperluas jangkauan di kawasan Asia & Australia. Sebagai rute internasional di semester pertama Indonesia AirAsia yang akan beroperasi pada tahun 2026, layanan harian Denpasar–Melbourne ini menegaskan komitmen kami dalam menghadirkan konektivitas yang lebih luas dan terjangkau antara Australia dan Indonesia bahkan ASEAN. Inisiatif ini juga memperkuat hubungan sosial dan ekonomi kedua negara, membuka peluang kolaborasi bisnis, serta memberikan akses lebih besar bagi wisatawan untuk menjelajahi pengalaman lintas budaya yang unik di kedua destinasi,” ujar (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman.

Dukungan pun turut diberikan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne, Australia, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo. 

“Pembukaan rute langsung antara Denpasar dan Melbourne ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Australia. Selain meningkatkan arus wisatawan, konektivitas ini juga akan memperluas kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan, serta membuka lebih banyak peluang kolaborasi antar masyarakat kedua negara. Dengan meningkatnya akses penerbangan langsung, hubungan Indonesia–Australia akan semakin erat, dengan kedua negara yang saling menguntungkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat di kedua negara,” ungkapnya.

Peluncuran strategis ini menandai langkah penting Indonesia AirAsia dalam memperkuat kehadirannya di Australia, membuka gerbang utama yang menghubungkan Asia Tenggara dengan Australia bagian selatan melalui dua destinasi ikonik, Bali dan MelbourneMelbourne juga menjadi destinasi keempat Indonesia AirAsia di Australia setelah Perth, Darwin, dan Adelaide.

Penerbangan ini akan dioperasikan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar (DPS) dan Bandara Melbourne (MEL), dua bandara utama di kawasan masing-masing yang menjadi pusat konektivitas ke berbagai destinasi domestik dan internasional. Rute ini membuka lebih banyak pilihan perjalanan lanjutan bagi wisatawan asal Australia untuk menjelajahi destinasi unggulan di Indonesia melalui hub Denpasar, seperti Jakarta, Balikpapan, Banjarmasin, hingga Labuan Bajo yang menjadi gerbang menuju Taman Nasional Komodo.

Sebaliknya, masyarakat Indonesia kini memiliki akses yang lebih mudah untuk menikmati keindahan kota Melbourne, wilayah Victoria, serta berbagai destinasi menarik lainnya di Australia. Melalui layanan Fly-Thru yang praktis, penumpang juga dapat menikmati koneksi lancar dari Melbourne menuju destinasi populer lain di jaringan Indonesia AirAsia seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Phuket, hingga Singapura, tanpa perlu mengambil ulang bagasi. 

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada September 2025 mencapai lebih dari 1,3 juta kunjungan, meningkat 9,04% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada bulan tersebut, wisatawan asal Australia tercatat lebih dari 160 ribu kunjungan, menunjukkan bahwa Australia tetap menjadi salah satu pasar utama dengan kontribusi yang konsisten tinggi bagi pariwisata Indonesia.

Berdasarkan data BPS, kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali pada Juli 2025 mencapai lebih dari 697 ribu kunjungan, naik 9,29% dari bulan sebelumnya. Australia menjadi pasar terbesar dengan kontribusi sekitar 23%. Sepanjang Januari–Juli 2025, Bali menerima lebih dari 3,9 juta kunjungan wisman, tumbuh 12,46% dibandingkan tahun sebelumnya. Wisatawan asal Australia mendominasi dengan hampir 1 juta kunjungan.

Bali memikat wisatawan dengan keindahan pantai tropis, kekayaan budaya, seni, serta keramahan masyarakatnya yang menjadi ciri khas pariwisata Indonesia. Di sisi lain, Melbourne dikenal sebagai kota yang dinamis dan penuh kreativitas, menawarkan keindahan arsitektur klasik, festival budaya, kuliner multikultural, serta akses mudah ke berbagai atraksi wisata di Victoria, mulai dari Great Ocean Road hingga Yarra Valley.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertamina NRE dapat dividen dari CREC

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pertamina New & Renewabke Energy (Perseroan, Pertamina NRE) setelah mengakusisi 20 persen Citicore Renewable Energy Corporatin (CREC) Filipina 2025, tahun ini memperoleh dividen sering meningkatnya kinerja perusahaan dan naiknya harga saham CREC Dalam triwulan II tahun 2026,ada kenaikan kapitalisaso CREC 50 persen dar USD 600 juta menjadi USD 900 juta Sementara itu disisi lain,p embangunan tahap pertama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, telah mencapai progres 75%.  Pada tahap I ini, PLTS dibangun dengan kapasitas 400 kWp dan didukung sistem baterai 600 kWh dan pada tahap II akan dibangun PLTS 600 kWp dan baterai 400 kwh, sehingga total pengembangan keseluruhan sebesar 1 MWp dengan baterai 1 MWh.  Seluruh panel surya telah terpasang 100 persen di lokasi proyek, sementara sistem baterai telah berhasil dikirim dan me...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...