Langsung ke konten utama

PT Nusa Palapa Gemilang Tbk Laba Bersih Naik 45,4%

 PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (IDX: NPGF,Perseroan) berhasil membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang signifikan. 

Di tengah dinamika industri pertanian dan perkebunan nasional, Perseroan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.


Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

"Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami terus memperluas penetrasi pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan efektivitas operasional guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ujang Suparman.

Sepanjang tahun 2025, NPGF mencatatkan penjualan sebesar Rp225,8 miliar atau meningkat 34,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas usaha Perseroan serta semakin luasnya jangkauan pasar yang dilayani, baik pada sektor pertanian maupun perkebunan.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bruto meningkat 32,1% menjadi Rp55,08 miliar. Capaian ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga kualitas pendapatan dan mengelola aktivitas usaha secara efektif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri.

Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,34 miliar atau meningkat 45,4% dibandingkan tahun 2024. Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan menunjukkan bahwa strategi pengelolaan usaha yang dijalankan Perseroan mampu menghasilkan peningkatan profitabilitas sekaligus memperkuat fundamental keuangan perusahaan.

Peningkatan laba bersih tersebut turut mendorong kenaikan Earnings Per Share (EPS) sebesar 45,7% menjadi Rp1,34 per saham dari Rp0,92 per saham pada tahun sebelumnya. Kenaikan EPS menunjukkan peningkatan kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham melalui pertumbuhan laba yang berkelanjutan.

"Peningkatan laba bersih dan EPS menjadi indikator bahwa pertumbuhan yang dicapai Perseroan tidak hanya tercermin dari peningkatan skala usaha, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan nilai tambah yang lebih baik bagi para pemegang saham," tambah Ujang Suparman.

Meskipun laba usaha tercatat sebesar Rp10,61 miliar atau sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, Perseroan tetap berhasil menjaga kinerja operasional secara keseluruhan dan membukukan pertumbuhan laba bersih yang solid. Hal tersebut menunjukkan ketahanan model bisnis Perseroan dalam menghadapi dinamika pasar sekaligus menjaga fokus pada pertumbuhan jangka panjang.

Penguatan Portofolio Produk Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan, NPGF terus memperkuat portofolio produk melalui pengembangan berbagai solusi nutrisi tanaman yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Selama tahun 2025 dan awal 2026, Perseroan memperkenalkan sejumlah produk baru, antara lain Mono Potassium Phosphate (MKP), Potassium Nitrate (KNO₃), serta tengah mempersiapkan peluncuran Controlled Release Fertilizer (CRF) dengan merek CCF Ferticote.

Kehadiran produk-produk tersebut merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk melengkapi portofolio yang telah dimiliki serta memberikan pilihan solusi yang semakin beragam bagi sektor pertanian dan perkebunan. Perseroan meyakini bahwa kebutuhan terhadap nutrisi tanaman yang semakin spesifik akan terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan produktivitas dan efisiensi budidaya.

NPGF memandang prospek industri pertanian dan perkebunan nasional masih memiliki peluang pertumbuhan yang menarik. Kebutuhan akan peningkatan produktivitas lahan, efisiensi pemupukan, dan penggunaan nutrisi tanaman yang lebih tepat menjadi faktor yang mendukung perkembangan industri ke depan.

Dengan didukung oleh jaringan distribusi yang terus diperkuat, portofolio produk yang semakin lengkap, serta pengalaman yang telah dimiliki dalam melayani sektor pertanian dan perkebunan, Perseroan optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

"Kami akan terus fokus pada penguatan bisnis inti, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan langkah tersebut, kami optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," tutup Ujang Suparman

PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. (“Perseroan”) didirikan pada tahun 2001 dan berkedudukan di Jawa Timur. Diawali dengan memproduksi pupuk hayati, kemudian dibangun lini produksi baru untuk meningkatkan kapasitas produksi



.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.