Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (“Perseroan”) mengumumkan beberapa hal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) .
Diantaranya menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar sebesar Rp2,0349 (dua koma kosong tiga empat sembilan Rupiah) per saham atau seluruhnya sekitar Rp42.319.471.339,00 (empat puluh dua miliar tiga ratus sembilan belas juta empat ratus tujuh puluh satu ribu tiga ratus tiga puluh sembilan Rupiah), atau sekitar 10% (sepuluh persen) dari laba bersih Perseroan
Dividen ini diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2025, dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan dengan memperhatikan ketentuan Peraturan OJK dan peraturan perpajakan yang berlaku.
Besaran dividen per saham tersebut dapat berubah menyesuaikan dengan jumlah saham yang tercatat dan beredar pada tanggal pencatatan (recording date), dengan memperhatikan saham treasuri yang telah dialihkan sebelum recording date;
Kemudian juga menyetujui untuk menyisihkan masing-masing sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta Rupiah) dari Laba Bersih yang diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebagai cadangan wajib guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
Kemudian menyetujui sisa keuntungan Perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan;
Dan terakhur memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut, termasuk menetapkan daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen tunai final, serta menetapkan jadwal dan tata cara pembayaran dividen tunai final.
Sedangkan Pembagian Dividen Tunai kepada Pemegang Saham Perseroan dijadwalkan tanggal 09 Juli 2026
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) atau Jababeka didirikan pada tahun 1989, bergerak dalam bidang pengembangan dan penjualan kawasan industri serta fasilitas dan layanan terkait.
Operasi komersialnya dimulai pada tahun 1990 dan melakukan IPO pada tahun 1995

Komentar
Posting Komentar