Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Dalam Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBL,LAJU, Persero) menyebutkan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025, Perseroan menginformasikan pada tahun 2025, pendapatan perseroan sebesar Rp213,73 miliar atau naik sebesar Rp25,81 miliar (+13,73%) dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp187,92 miliar.
Peningkatan ini didorong oleh peningkatan volume pengiriman dari pelanggan existing, optimalisasi rute distribusi untuk meningkatkan utilisasi armada, serta kontribusi dari pelanggan baru.
Di samping itu, nilai aset Perseroan tumbuh sebesar 2,12%, dari Rp233,96 miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp238,91 miliar pada 31 Desember 2025.
Kenaikan tersebut sebagian besar berasal dari penambahan armada kendaraan operasional guna mendukung ekspansi bisnis.
Perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp5,34 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,90 miliar, yang mencerminkan perbaikan kinerja operasional dan efisiensi biaya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11% lebih tinggi dari pencapaian tahun 2024 ebesar 5,03%. Sementara itu, subsektor transportasi dan pergudangan tumbuh sebesar 9,03%, menurun dibandingkan tahun sebelumnya (9,52%).
Kondisi dipengaruhi oleh perlambatan aktivitas distribusi pada sektor konstruksi, pertambangan, perdagangan internasional, serta e-commerce non-esensial.
Di tengah kondisi tersebut, Perseroan tetap mampu mencatatkan kinerja yang positif melalui penguatan basis pelanggan, peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi utilisasi armada.
Sementara itu disisi lain. oersero meraih pendanaan dari PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBL) meraih pendanaan hijau dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk membangun ekosistem Green Logistics senilai Rp120 miliar.
pendanaan tersebut dibelanjakan untuk pembelian 150 unit truk listrik untuk selanjutnya dioperasikan sebagai armada transportasi logistik untuk melayani klien di industri fast moving consumer goods (FMCG) di Pulau Sulawesi
"Kami menyampaikan apresiasi sebesar besarnya kepada BNI yang mendorong transformasi bisnis yang kami jalankan melalui pendanaan ini. Kerjasama ini tidak hanya dukungan pendanaan tapi juga upaya menuju industri logistik yang modern dan efisien," ungkap James Budiarto.Direktur Utama JBL.
Kemudian JBL menggandeng sejumlah partner antara lain perusahaan jasa perawatan kendaraan Raba (PT Rawat Armada Bersama) dan Utomo Deck yang memasok perangkat charging station.
PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) adalah perusahaan logistik dan transportasi yang berbasis di Jakarta serta berfokus pada jasa trucking, pergudangan, pusat distribusi, dan manajemen rantai pasokan.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 di Jakarta, dan layanannya telah mencakup wilayah Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi

Komentar
Posting Komentar