PT Inocycle Technology Group Tbk ("INOV:IJ"), perusahaan daur ulang limbah PET terkemuka di Indonesia berhasil mempertahankan kinerja yang baik selama kuartal pertama tahun 2026 dengan penjualan sebesar Rp 177 miliar, naik 36% dari periode yang sama tahun lalu.
Hasil tersebut dijabarkan dalam laporan keuangan Q1-2026 mereka yang baru-baru ini diterbitkan. Penjualan INOV kuartal ini dihasilkan oleh Re-PSF dengan kontribusi sebesar 53%, Non-Woven 20% dan Homeware and Others sebesar 27%.
“Kami bersyukur bisa mempertahankan kinerja penjualan kami, dan sekaligus tetap berperan dengan baik dalam bisnis ini," ujar Direktur Utama INOV, JaeHyuk Choi.
INOV telah melaksanakan RUPS Tahunan dimana hasil rapat antara lain adalah menyetujui Laporan Tahunan/ Keuangan Perseroan tahun buku 2025
INOV adalah perusahaan daur ulang plastik PET di Indonesia yang berfokus dalam mengolah dan mendaur ulang botol PET bekas menjadi produk
industri seperti daur ulang serat staple buatan/Recycle Polyester Staple Fiber (re-PSF), produk non-tenun, hingga perabot rumah dan lainnya.
INOV memiliki kapasitas pengolahan sampah plastik PET lebih dari 40.000 ton per tahun, menjadikannya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di industri plastik daur ulang di Indonesia.
Saat ini, INOV mengoperasikan beberapa pabrik pembuatan produk daur ulang serat staple buatan (re-PSF) antara lain di Tangerang, Mojokerto, dan Medan dengan fasilitas pencucian sampah botol plastik/washing facility tersebar di 3 titik, Mojokerto, Medan dan Makassar.
Selain itu INOV juga mengoperasikan 5 pabrik untuk industri bukan tenunan (non- woven) di Salatiga, Palembang, Medan, dan Makassar (Gowa & Talakar)
PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) adalah perusahaan teknologi bersih yang mendaur ulang botol PET dan sampah plastik lainnya.
Didirikan pada tahun 2001 dengan nama PT Hilton Felt, perusahaan ini memproduksi Re-PSF (recycled polyester staple fiber) dengan mengolah plastik daur ulang tanpa limbah

Komentar
Posting Komentar