PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan perluasan dan renovasi Gedung Kantor Perwakilan (KP) BEI Bali, yang dirangkaikan dengan Kuliah Umum serta peresmian Galeri Investasi Digital (GID) BEI di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali.
Serangkaian agenda strategis yang berpusat di Denpasar dan Badung ini dihadiri langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, serta Direktur Politeknik Pariwisata Bali Dr. Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bursa dalam meningkatkan kapasitas layanan, memperluas akses informasi pasar modal yang adaptif teknologi di daerah, sekaligus memperkuat sinergi inklusif antara regulator, penyelenggara pasar, dan dunia pendidikan guna mendorong lahirnya generasi investor muda yang cerdas serta kompetitif.
Rangkaian acara diawali dengan seremoni pemotongan tumpeng di Gedung KP BEI Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Renon, yang dihadiri oleh sekitar 60 mitra perwakilan OJK, BEI, dan PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI).
Agenda kemudian dilanjutkan di Auditorium Poltekpar Bali melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga belah pihak untuk meresmikan GID BEI berbasis digital, serta Kuliah Umum dan seminar edukasi pasar modal terintegrasi oleh Tim DAIM OJK dan Tim KP BEI Bali di hadapan lebih dari 200 civitas akademika.
Melalui optimalisasi infrastruktur kantor perwakilan yang lebih modern dan kehadiran GID digital ini, Bursa berkomitmen penuh untuk menjadi market enabler yang mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara merata demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar
Posting Komentar