Langsung ke konten utama

AirAsia kemitraan strategis dengan Lembaga Kaunselor Malaysia .

 AirAsia memperkuat sistem respons darurat dan penanganan krisisnya melalui kemitraan strategis dengan Lembaga Kaunselor Malaysia 

Kerja sama ini memungkinkan maskapai menyediakan dukungan psikologis profesional bagi penumpang, keluarga, korban terdampak, serta karyawan dalam situasi darurat maupun krisis operasional.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang disaksikan oleh Wakil Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat Malaysia, Lim Hui Ying, bersama Group Chief Operations Officer AirAsia Group, Captain Suresh Bangah. 

Melalui kerja sama ini, AirAsia akan mengintegrasikan layanan dukungan psikososial ke dalam kerangka penanganan darurat dan bantuan kemanusiaan yang diterapkan di seluruh jaringan operasional grup. 

Langkah tersebut mencakup penyediaan konselor terdaftar saat terjadi insiden, pelaksanaan Psychological First Aid (PFA), simulasi tanggap darurat, hingga program pelatihan khusus bagi personel AirAsia.

Berdasarkan kerja sama ini, Lembaga Kaunselor Malaysia akan menyediakan para kaunselor terdaftar yang telah terlatih untuk memberikan dukungan psikososial kepada karyawan, penyintas, korban terdampak, serta anggota keluarga yang terdampak dalam situasi darurat maupun krisis di seluruh jaringan operasional AirAsia Group.

Kedua pihak juga akan bekerja sama dalam memperkuat protokol respons darurat dan kesiapsiagaan operasional melalui pelaksanaan simulasi, program berbagi pengetahuan, serta pengembangan kapabilitas secara berkelanjutan.

Group Chief Operations Officer AirAsia Group, Captain Suresh Bangah, mengatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan penumpang selalu menjadi prioritas utama perusahaan. Kerja sama ini memperkuat kesiapan AirAsia tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari sisi kemanusiaan melalui dukungan psikososial yang profesional.

“Bersama Lembaga Kaunselor Malaysia, kami memperkuat kemampuan untuk memberikan bantuan dan pendampingan secara tepat waktu kepada individu, keluarga, serta Allstars yang terdampak dalam situasi darurat maupun krisis. Kerja sama ini juga mendukung upaya kami dalam memperkuat sistem respons darurat di seluruh jaringan operasional AirAsia,” ujarnya.

YBrs. Tuan Haji Sadli Bin Osman, Registrar & Chief Executive Officer, Malaysian Board of Counsellors, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat dukungan psikososial dan respons kemanusiaan di industri penerbangan.

“Kami akan mendukung AirAsia melalui penyediaan konselor terdaftar yang memiliki keahlian dalam memberikan dukungan emosional, pertolongan pertama psikologis, serta layanan konseling dalam situasi darurat maupun bencana. Kami mengapresiasi komitmen AirAsia yang menempatkan kesehatan mental dan dukungan psikososial sebagai bagian dari ekosistem keselamatan dan respons darurat yang komprehensif,” katanya.

Selain menyediakan tenaga konselor, AirAsia juga akan mendukung kebutuhan transportasi dan logistik bagi para konselor yang ditugaskan dalam respons darurat, program pelatihan, maupun kegiatan simulasi di berbagai destinasi dalam jaringan AirAsia guna memperkuat kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi berbagai insiden yang melibatkan AirAsia Group.

Melalui kemitraan ini, AirAsia dan Lembaga Kaunselor Malaysia menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat budaya keselamatan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan, sekaligus memastikan dukungan yang berempati tetap menjadi bagian penting dalam penanganan krisis dan respons kemanusiaan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...