Langsung ke konten utama

Saham PT Lautan Jasaindo dijual ke PT Kawasan Industri Kujang Cikampek

 Dalam surat yang dikirim  PT LAUTAN LUAS Tbk (“Perseroan”) dengan  nomor No. 043/LTL-LCS/V/2026, tanggal 4 Mei 2026 kepada OJK  menyebutkan Penjualan seluruh saham PT Lautan Jasaindo (“LJI”) dalam PT Kujang Tirta Sarana (“KTS”) kepada PT Kawasan Industri Kujang Cikampek (“KIKC”).

Penjualan seluruh saham PT Lautan Jasaindo (“LJI”) dalam PT Kujang Tirta Sarana (“KTS”) kepada PT Kawasan Industri Kujang Cikampek (“KIKC”). LJI adalah anak perusahaan dari Perseroan.

PT Lautan Jasaindo (LJI) adalah anak perusahaan dari PT Lautan Luas Tbk (LTLS) yang berfokus pada sektor pendukung dan layanan.

Pada tanggal 30 April 2026, telah ditandatangani Akta Jual Beli Saham antara LJI dan KIKC.

Dengan demikian, transaksi penjualan 1.000 saham atau sebesar 40% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor LJI dalam KTS dengan nilai transaksi sebesar Rp3.308.485.500 telah diselesaikan, sehingga LJI tidak lagi memiliki saham di dalam KTS.

Sementara itu disisi lain,PT Lautan Luas Tbk (LTLS) berdasarkan RUPS 7 Mei 2026 menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 31 persaham

Total dividen yang dibagikan adalah Rp45,40 miliar dari laba bersih 2025 atau setara dengan  . pembayaran 30,37 % dari laba bersih yang dibukukan tahun 2025.

Sepanjang tahun 2025, PT Lautan Luas membukukan pandapatan senilai Rp 8,8 T dengan laba bersih sebesar Rp 149,45 milyat .Dividen kana dilakukan tanggal 29 Mei 2026.

PT Lautan Luas  yang didirikan tahun 1951 ini tercatat  di Bursa Efek sejak tahun 1997 ini bergerak dalam prioduksi dan distribusi bahan kimia,





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...