Langsung ke konten utama

PT Samudera Indonesia Tbk (SAMUDERA) mencatat pendapatan USD 184,3 juta

 PT Samudera Indonesia Tbk (SAMUDERA) mencatat pendapatan USD 184,3 juta (+2% YoY) dan EBITDA USD 54,9 juta (+13% YoY) pada Kuartal I 2026.


Perseroan berencana menambah tiga armada baru, terdiri dari dua kapal tanker (4.000 DWT) dan satu kapal peti kemas (10.100 DWT).
 

Samudera mengusulkan total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp12/lembar saham pada Rapat Umum Pemegang Saham mendatang.

 

Sementara itu pada  Maret 2026, melalui Patimban Global Gateway Terminal (PGT), Samudera melayani first call kapal MSC Hanisha III (2.500 TEUs) untuk rute Shanghai–Patimban, yang akan segera diikuti armada Samudera rute Singapura–Patimban.

 

Di tingkat internasional, Samudera Japan K.K. bersama Imoto Corporation membentuk Blue Ocean Shipping Co., Ltd. dan mengakuisisi dua kapal kontainer untuk rute domestik Jepang.

 

Perseroan juga menambah dua kapal kontainer dan dua chemical tanker yang ditargetkan bergabung ke armada tahun depan.


PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) bergerak dalam bidang usaha logistik dan kargo, didirikan pada tahun 1964. 


Awalnya merupakan usaha keagenan pelayaran yang didirikan oleh Bapak Soedarpo Sastrosatomo pada tahun 1950-an. 


Perusahaan melakukan IPO pada Juli 1999. Saat ini memiliki 5 lini bisnis; Samudera Shipping, Samudera Logistics, Samudera Ports, Samudera Property, dan Samudera Services; dengan lebih dari 4000 karyawan, 40 anak perusahaan dan kantor di beberapa wilayah di Indonesia dan Asia.




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...