Langsung ke konten utama

PT Medco Energi Internasional Tbk terus berinvestasi di Oman

 PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi; IDX: MEDC) menandai dua puluh tahun operasinya di Kesultanan Oman dan menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya terhadap kemitraan tersebut. 

Peringatan tonggak sejarah ini diselenggarakan dengan kehadiran ekonom, akademisi, dan konsultan bisnis terkemuka Oman Yang Mulia Sayyid Dr. Adham bin Turki Al Said, Menteri Energi dan Mineral Oman Yang Mulia Eng. Salim bin Nasser bin Said Al Aufi, serta para pejabat lainnya dari Kesultanan Oman bersama para mitra Perusahaan di acara yang diadakan di Muscat pada hari Minggu, 17 Mei 2026.

 Oman merupakan pintu masuk pertama MedcoEnergi ke kawasan Timur Tengah dan hingga kini tetap menjadi salah satu pilar paling strategis dalam portofolio internasional perusahaan. 

Sejak tahun 2006, perusahaan mengoperasikan Karim Small Fields (KSF) berdasarkan Service Agreement dengan Petroleum Development Oman (PDO). 

Pada tahun 2015, sebagai pengakuan atas kapabilitas MedcoEnergi yang telah terbukti dalam mengelola KSF, PDO memperpanjang perjanjian tersebut selama 25 tahun hingga tahun 2040. 

Selama dua dekade, kemitraan ini telah merevitalisasi lapangan-lapangan mature, memproduksi lebih dari 110 juta barel minyak, mengebor lebih dari 500 sumur, serta menghasilkan tujuh penemuan lapangan baru. 

Kemitraan ini juga turut membangun kapabilitas sumber daya manusia Oman secara berkelanjutan. Di seluruh operasinya di Oman, MedcoEnergi mempekerjakan lebih dari 200 orang, dengan 86% di antaranya merupakan warga negara Oman. 

Bekerja sama dengan Oman Institute for Energy, perusahaan berinvestasi dalam pengembangan lulusan muda Oman guna mempersiapkan generasi talenta nasional berikutnya untuk memimpin masa depan MedcoEnergi di Oman. Operasi MedcoEnergi di Oman ditopang oleh catatan keselamatan kerja yang kuat. 

Hingga Maret 2026, KSF berhasil mencatat enam tahun berturut-turut tanpa lost-time incident (LTI) dan melampaui 13 juta jam kerja tanpa LTI. MedcoEnergi juga memperluas kehadirannya melalui kemitraan dengan OQ Exploration & Production dengan mengakuisisi participating interest sebesar 20% di Block 60 dan Block 48 pada tahun 2023. 

Pada tahun 2025, Block 60 mencatat rata-rata produksi bruto sebesar 67,8 mboepd dan mencapai puncak produksi sebesar 77,2 mboepd pada bulan Oktober, sementara aktivitas appraisal terus berlangsung di Block 48 menuju potensi Declaration of Commerciality. 

Perusahaan juga memiliki participating interest sebesar 5% di Block 56, yang telah memasuki tahap pengembangan lapangan terstruktur setelah Declaration of Commerciality pada tahun 2024. “Dua puluh tahun mengajarkan kami satu hal - ketika Anda membangun bersama Oman, Anda membangun untuk jangka panjang,” ujar Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi. 

“Kami sangat berterima kasih kepada Yang Mulia Sultan Haitham bin Tariq, Yang Mulia Eng. Salim bin Nasser bin Said Al Aufi, serta masyarakat Oman atas dua dekade kepercayaan dan kemitraan ini. Kami tidak berada di sini sebagai perusahaan yang sedang menutup sebuah bab. Kami hadir sebagai mitra yang siap menulis bab berikutnya, dan kami berniat untuk terus berinvestasi di Kesultanan Oman dalam jangka panjang.” 

Ke depan, MedcoEnergi berencana untuk terus memperluas kehadirannya di Oman dalam dua puluh tahun mendatang melalui investasi berkelanjutan di KSF, Block 60, 48, dan 56, serta melalui pengembangan kapabilitas sumber daya manusia Oman yang sejalan dengan Oman Vision 2040



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.