Langsung ke konten utama

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 14,7% menjadi Rp5,0 triliun.

 PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure,  mengumumkan hasil kinerja kuartal pertama tahun 2026. 

Pada kuartal pertama tahun 2026, MAA membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 14,7% menjadi Rp5,0 triliun. 

Laba kotor mencapai Rp2,4 triliun, sementara laba usaha meningkat 28,9% ke Rp603 miliar, dan EBITDA tercatat sebesar Rp991 miliar. 

Laba bersih Perusahaan pada kuartal ini meningkat sebesar 39,6% menjadi Rp473 miliar. 

“Kami merasa termotivasi atas kinerja awal tahun yang solid, dengan meningkatnya minat konsumen pada brand-brand kami yang didukung oleh periode Lebaran. MAA memanfaatkan momentum ini dengan memastikan ketersediaan produk yang tepat di seluruh portofolio. Hal ini memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang," ujar Ratih D. Gianda, VP Investor Relations, Corporate Communications, and Sustainability MAP Group. 

Sebagai upaya untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan profitabilitas, MAA tetap fokus pada peningkatan efisiensi melalui opFmalisasi inventory dan pengelolaan biaya, serta back-end process yang mendukung. 

Pada saat yang sama, perusahaan terus memajukan  digitalisasi dan otomasi, dengan memperluas kehadirannya di platform online dan offline untuk menghadirkan pengalaman belanja yang seamless. 

"Ke depannya, kami tetap memperhatikan situasi global, termasuk ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, tekanan biaya, dan volatilitas mata uang. Fokus kami tertuju pada hal-hal yang dapat dikendalikan, termasuk memahami preferensi pelanggan, memperkuat fondasi multichannel, dan membangun fleksibilitas untuk pertumbuhan jangka panjang,” ujar Ratih 

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) adalah anak usaha Mitra Adiperkasa yang merupakan pemimpin ritel produk olahraga, anak-anak, dan leisure terkemuka di Asia Tenggara. Mengoperasikan lebih dari 1.300+ gerai di Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand, MAP Active mengelola brand internasional seperti Adidas, Skechers, dan Converse, serta ritel seperti Sports Station

Didirikan tahun 1995 dan berkantor pusat di Sahid Sudirman Center, Jakarta. MAPA berfokus pada ritel sports, kids, dan leisure.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...