Langsung ke konten utama

PT Maharaksa Biru Energi Tbk bikin usaha baru bernama PT Bumi Mentari Nusantara

 Bursa Efek Indonesia menerima surat dari PT Maharaksa Biru Energi Tbk (Persero) dengan nomor S.07/MBE-CLO/0526/0297  dengan judul  Pendirian Anak Usaha PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (Perseroan) dengan tanggal kejadian 12 Mei 2026.

Dalam surat ini menjelaskan perseroan membentuk entitas anak baru dengan nama PT Bumi Mentari Nusantara, berdasarkan Akta Pendirian Nomor 15 tanggal 12 Mei 2026 dibuat dihadapan Vivi Novita Ranadireksa, S.H.,M.Kn. 

Perseroan menjadi pemegang saham mayoritas dan/atau pengendali atas PT Bumi Mentari Nusantara dengan kepemilikan saham sebanyak 9.900 (sembilan ribu sembilan ratus) lembar saham atau senilai Rp 9.900.000.000,- (Sembilan miliar sembilan ratus juta Rupiah).

Namun sebelumnya, PT Maharaksa Biru Energi Tbk mengirim surat ke Bursa Efek Indonesia nomor S.07/MBE-CLO/0126/0252 menyebutkan  pada akhir tahun 2025, Perseroan bersama dengan PT Maharaksa Energi Hijau, PT Indoplas Karya Energi, dan PT Indoplas Energi Hijau telah membentuk Konsorsium dengan Grandblue Environment Co., Ltd perusahaan yang berdomisili di China, dengan nama Konsorsium GrandblueMaharaksa Consortium

Persero tengah mengikuti proses Dokumen Permintaan Proposal perihal Pemilihan Mitra Kerja Sama Badan Usaha Pengembang Dan Pengelola Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (BUPP PSEL) di Denpasar Raya (yang diselenggarakan oleh PT Danantara Invesment Management). 

Proyek ini akan mengelola minimal 1.000 ton sampah per hari

PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) yang didirikan tahun 2006 pada mulanya  pedagang umum dan kontraktor.Namum pada tahun 2022 mengalihkan bisnis utamanya ke industri energi.mengalihkan bisnis utamanya ke industri energi.

Melalui anak perusahaannya, perusahaan bertujuan mengubah sampah menjadi energi dengan mengembangkan pembangkit listrik sampah menjadi energi 








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...