PT Gajah Tunggal Tbk mencatatkan peningkatan profitabilitas pada kuartal pertama tahun 2026 dibandingkan kuartal pertama tahun 2025, meskipun penjualan bersih lebih rendah.
Penjualan bersih menurun dari Rp 4.404 miliar pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi Rp 4.198 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, terutama karena berkurangnya hari kerja akibat libur Idul Fitri.
Meskipun penjualan lebih rendah, margin laba perusahaan meningkat.
Margin bruto perusahaan meningkat dari 19,5% pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi 23,0% pada kuartal pertama tahun 2026, karena penurunan biaya bahan baku utama lebih dari mengimbangi dampak depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS pada biaya input perusahaan.
Peningkatan margin tersebut menghasilkan kinerja operasional yang lebih kuat, dengan EBITDA meningkat dari Rp 624 miliar (US$ 38,5 juta) pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi Rp 756 miliar (US$ 45,1 juta) pada kuartal pertama tahun 2026.
Laba bersih Perseroan semakin didukung oleh biaya keuangan yang lebih rendah, yang mencerminkan penurunan beban bunga atas utang Perseroan.
Akibatnya, laba bersih Perseroan meningkat dari Rp 353 miliar pada kuartal pertama tahun 2025 menjadi Rp 381 miliar pada kuartal pertama tahun 2026.

Komentar
Posting Komentar